BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Wartawan Dianiaya dan Diintimidasi serta Dipukul Preman Diduga Bayaran saat Aksi Massa Warga saat Meliput Demontrasi di Depan Perusahaan PT. Universal Gloves

183
×

Wartawan Dianiaya dan Diintimidasi serta Dipukul Preman Diduga Bayaran saat Aksi Massa Warga saat Meliput Demontrasi di Depan Perusahaan PT. Universal Gloves

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Wartawan dari media24.com bernama Elin Syahputra (58), Warga Kota Medan korban penganiayaan, diintimidasi, serta pemukulan yang dilakukan preman yang diduga bayaran dari pihak PT. Universal Gloves, Selasa (07/10/2025).

Tindakan intimidasi ini berawal dari sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Perusahaan PT. Universal Gloves mengakibatkan terjadinya penganiayaan, dan intimidasi, serta pemukulan terhadap seorang wartawan media24.com bernama Elin Sahputra di Jalan Pertahanan Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Unjuk rasa yang dilakukan sejumlah massa warga masyarakat dari 3 Gang Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang menggelar aksi unjuk rasa di depan Perusahaan PT. Universal Gloves pada Senin (06/10/2025) semalam.

Elin panggilan akrabnya usai melakukan Visum Et Repertum didampingi Pengacara Riki Irawan, S.H., MH, lansung membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Patumbak, Selasa (07/10/2025), sekira pukul 00.43 WIB dini hari, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/565/X/2025/SPKT/Polsek Patumbak, Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Baca juga Artikel ini  Cacat Hukum,!, Kantor Dinas SDABMBK Deli Serdang Tidak Bisa Disita

Pengaduan diterima oleh Aiptu D. Sinaga, SH, selaku Petugas Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) masalah tempat pengaduan di Polsek Patumbak beberapa wartawan terpantau banyak yang kurang setuju, dan menyangsikan kinerja Kompol. Daulat Simamora selaku Kapolsek Patumbak demikian juga dengan kinerja Pejabat Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu. Omrin Siallagan yang masih dalam masa Persidangan Komisi Kode Etik di Bidang Propam Polda Sumatera Utara dalam perkara menuduh salah satu wartawan media online tidak terdaftar di Dewan Pers.

Beberapa Wartawan Berkomentar di Group WhatsApp Ombudsman RI Sumatera Utara.

“Kalau bisa langsung aja ke Polrestabes Medan Bang buat laporannya, takutnya kalau di Polsek Patumbak banyak kali kangkung genjernya,” tulisnya wartawan di Group WhatsApp Ombudsman RI Sumut dikutip 1kabar.com, Selasa (07/10/2025).

“Sudah diterima dengan baik oleh Kapolsek Patumbak dan Jajaran,” jawabannya yang lain.

Semoga Kompol. Daulat Simamora selaku Kapolsek Patumbak tidak menggunakan jurus, “Kangkung, Genjer,” dalam menangani perkara penganiayaan, dan intimidasi, pemukulan terhadap seorang wartawan media24.com bernama Elin Sahputra.

Baca juga Artikel ini  Danramil Gianyar Apresiasi Kunjungan Silaturahmi Polsek Gianyar di Momentum HUT TNI ke-80

Berawal dari aksi unjuk rasa di depan Perusahaan PT Universal Gloves, dari sejumlah massa warga masyarakat 3 Gang Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang pada Senin (06/10/2025) semalam. Ratusan massa warga masyarakat yang geram akibat dampak bau busuk dari gudang penyimpanan cangkang, menggelar aksi demonstrasi di Jalan Pertahanan, Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Ketegangan meningkat saat sekelompok pemuda yang diduga preman menghalangi aksi massa warga masyarakat, dan memaksa Karyawan PT. UG untuk masuk.

Aksi dorong-mendorong tak terhindarkan di depan pintu masuk Pabrik Perusahaan PT. Universal Gloves (UG).

Ironisnya, aksi massa unjuk rasa ini justru menjadi ajang kekerasan terhadap jurnalis. Puluhan pemuda tak dikenal menghalang-halangi wartawan yang sedang meliput. Seorang wartawan media online, nyaris kehilangan ponselnya akibat dorongan, dan tepisan tangan.

Baca juga Artikel ini  GAMAS Akan Gelar Aksi Damai di Aceh Singkil, Desak Pemerintah Tegakkan Keadilan Agraria

Lebih parahnya lagi, seorang wartawan media cetak, dan online terbitan Medan, ES, dipukul helm oleh oknum preman hingga mengenai wajahnya dan kepala.

Para pelaku intimidasi, dan pemukulan juga melontarkan kata-kata kotor, serta menantang wartawan untuk berkelahi.

“Apalagi kau. Mau ribut lagi kau. Gak sor kau, main kita,” ucap wartawan menirukan ucapan seorang oknum yang dikenal dengan panggilan Aseng.

Pria bertopi pet itu bahkan menantang wartawan, demonstrasi, dan warga masyarakat sekitar untuk berduel demi membela kepentingan mereka di Pabrik Perusahaan PT. Universal Gloves.

Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polsek Patumbak dan Koramil 15/DT yang berada di lokasi tersebut, hanya terpantau diam, dan seolah menjadi penonton. Padahal, aksi massa warga masyarakat menggelar aksi demonstrasi tersebut berada di wilayah hukum mereka.

Korban kekerasan, ES, mendesak Kapolsek Patumbak dan pihak Koramil 15/DT untuk segera menangkap para pelaku, dan menuntut pertanggung jawaban atas tindakan mereka.(***)