Kota Langsa — Dalam rangka malam pergantian Tahun 2026, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Langsa menggelar zikir dan doa bersama untuk mengenang 21 tahun peristiwa gempa dan tsunami Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa, Rabu malam, 31 Desember 2025.
Zikir dan doa bersama ini dipandu oleh Ustadz H. Nasruddin, M.Pd dan Tgk. Haizir Rizki Amiruddin, S.Th.I. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan sebagai bentuk empati dan kepedulian atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada akhir November lalu.
‘Ketua BKMT Kota Langsa, Ny. Safira Muhammad Haikal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zikir dan doa yang dilantunkan pada malam tersebut memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh jamaah.

“Melalui momentum ini kita tidak hanya mengenang musibah gempa dan tsunami 21 tahun yang lalu, tetapi juga mendoakan saudara-saudara kita yang baru saja tertimpa musibah banjir dan longsor di beberapa daerah,” ujarnya.
Ia menuturkan, setiap musibah yang terjadi merupakan pengingat bagi umat manusia tentang betapa lemahnya manusia dan betapa besar kekuasaan Allah SWT.
“Musibah bukan hanya meninggalkan duka dan kehilangan, tetapi juga menjadi pelajaran berharga agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Ny. Safira juga mendoakan agar seluruh korban yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.
“Zikir dan doa yang kita panjatkan malam ini adalah bentuk kepasrahan dan penghambaan kita kepada Allah SWT, sekaligus permohonan agar saudara-saudara kita yang terdampak musibah diberikan ketabahan dan digantikan dengan kebaikan yang berlipat ganda,” tambahnya.
Ia berharap musibah yang terjadi tidak hanya dimaknai sebagai ujian semata, tetapi juga sebagai panggilan untuk memperkuat iman, memperbanyak rasa syukur, serta memupuk kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui zikir dan doa bersama tersebut, BKMT Kota Langsa juga memohon kepada Allah SWT agar Kota Langsa dan seluruh wilayah Aceh senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana, serta dilimpahkan keberkahan dan keselamatan.
“Apresiasi dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh jamaah dan panitia BKMT Kota Langsa atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. Semoga setiap lantunan zikir dan doa yang kita panjatkan dicatat sebagai amal kebaikan,” kata Ketua BKMT Kota Langsa.
Hal senada juga disampaikan oleh Ustadz H. Nasruddin sebelum memulai zikir dan doa bersama. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan setiap bencana sebagai momentum untuk kembali kepada Allah SWT.
“Dalam setiap bencana, Allah SWT mengingatkan kita agar memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan sesama manusia, serta menumbuhkan kesabaran, kepedulian sosial, dan solidaritas. Dengan demikian, bencana menjadi jalan peningkatan iman, bukan sumber keputusasaan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Langsa, Ketua TP PKK Kota Langsa, Ketua Persit 0104/Aceh Timur, Ketua Bhayangkari Langsa, Ketua Dharmayukti Langsa, Ketua Dekranasda Langsa, Sekda Kota Langsa, para ketua organisasi wanita, pengurus BKMT, serta ibu-ibu ASN di lingkungan Pemerintah Kota Langsa.(*)
( WAN Atjeh)





