Berita TerkiniDaerahNasionalPendidikanPolitik

Ratusan Aksi Massa Mahasiswa Cipayung Plus Sumut Gelar Deklarasi Dukung Pemilu Damai Tahun 2024 di Depan Kantor Pos Medan

207
×

Ratusan Aksi Massa Mahasiswa Cipayung Plus Sumut Gelar Deklarasi Dukung Pemilu Damai Tahun 2024 di Depan Kantor Pos Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Walau panas terik matahari tidak mengundurkan niat. Ratusan aksi massa Mahasiswa yang tergabung pada Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) menggelar Deklarasi dukung Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2024, di depan Kantor Pos Medan, Jalan Bukit Barisan, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (08/02/2024) siang.

Ratusan Mahasiswa tersebut berasal dari berbagai Organisasi ke Mahasiswaan yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (HIMMAH) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Koordinator aksi, Ceperianus Gea yang juga merupakan Komisaris Daerah (PMKRI) pada orasinya di atas Mobil Komando dengan menggebu menyatakan kehadiran mereka di samping Lapangan Merdeka Medan tersebut adalah untuk menyuarakan serta mengajak publik untuk bergandeng tangan menjaga keamanan, ketertiban dan kelangsungan Pemilihan Umum (Pemilu) serta mendukung Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2024.

Baca juga Artikel ini  Motivasi Anggota Jadi Polisi Modern, Kapolda Sumut : Cara Bekerja Harus Smart

“Kita berkumpul di sini untuk menyatakan kita berdamai dan tidak terpecah-pecah. Hari ini kita berharap suasana Politik di Negeri ini tidak panas dan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 ini kita laksanakan dengan damai. Siapa pun Presiden Republik Indonesia yang terpilih nantinya adalah yang terbaik untuk Bangsa ini,” ucap Ceperianus Gea di sambut Ratusan Mahasiswa dengan mengatakan dukung Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2024.

dukung Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2024 yang di bacakan oleh Koordinator aksi adalah :

1). Meminta kepada seluruh peserta Pemilihan Umum (Pemilu) untuk tidak membuat kegaduhan dan kegamangan kepada masyarakat.

Baca juga Artikel ini  Terkait Revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Yang Terus Bergulir, Nampaknya Akan Semakin Kencang Mendulang Sorotan Publik

2). Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tegas menegakkan hukum yang berlaku.

3). Meminta kepada penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) menjunjung kejujuran dan keadilan.

4). Meminta seluruh pihak untuk tidak menyebarkan hoax.

5). Meminta seluruh pihak untuk saling menjaga Keutuhan dan Kesatuan Bangsa dan Negara.

6). Meminta seluruh pihak mengedepankan kepentingan Negara Indonesia.

Di temui usai Deklarasi, Ceperianus Gea di dampingi Ketua masing-masing Organisasi Mahasiswa mengatakan mereka dari Mahasiswa Cipayung Plus Sumatera Utara turun kejalan untuk menyerukan sikap mendukung terlaksananya Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 tanpa perpecahan.

“Pada siang hari ini kita dari Cipayung Plus Sumatera Utara kita datang di sini untuk melakukan Deklarasi menyatakan dukungan tehadap Pemilihan Umum (Pemilu) demi terwujudnya Pemilihan Umum (Pemilu) yang damai,” jelas Ceperianus Gea.

Baca juga Artikel ini  Kapolresta Manado Pimpin Upacara Sertijab dan Pelantikan Kapolsek 

Pihaknya berharap dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) nanti berlangsung sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, serta terlaksana secara damai, jujur, dan tidak adanya masalah-masalah usai Pemilihan Umum (Pemilu).

“Kami juga pada hari ini menyatakan menolak Politik identitas. Untuk itu kami sangat menekankan dan menghimbau kepada seluruh elemen-elemen masyarakat yang terlibat dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk tidak menggunakan Politik identitas atau Politik sara karena itu sangat rentan untuk memecah belah Persatuan dan Kesatuan di Republik Indonesia yang kita cintai ini,” tegas Ceperianus Gea, Kamis (08/02/2024).

Pantauan wartawan di lokasi, Deklarasi yang di hadiri Ratusan Mahasiswa tersebut berlangsung damai, aman dan tertib. Usia Deklarasi, masing-masing Mahasiswa membubarkan diri dengan tidak mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas.(Redaksi/HSNBSR/Z1KBR.Com)