Aceh Timur | 1kabar.com
Desa Pante Rambong kecamatan Pante Bidari kabupaten Aceh Timur sukses melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) tahun 2025 pada hari ini, Selasa, 22 Oktober 2024, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan desa. Sebelum Musrembangdes dimulai, terlebih dahulu digelar musyawarah terkait peremajaan kepengurusan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) atau BUMDes, sebagai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa.
Musyawarah peremajaan BUMG ini dilakukan untuk menyegarkan kembali struktur kepengurusan badan usaha desa agar lebih efektif dalam mengelola potensi ekonomi lokal. Melalui musyawarah tersebut, diputuskan beberapa perubahan penting dalam kepengurusan dengan mengusung semangat transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik. Kepala Desa, Hermanto, menyampaikan harapannya agar pengurus baru BUMG dapat bekerja lebih profesional dalam mengelola aset desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Camat Pante Bidari, Darkasyi, SE, yang turut hadir dalam musyawarah ini, mengingatkan pentingnya peran BUMG sebagai motor penggerak ekonomi lokal. “Kepengurusan BUMG yang baru harus mampu merumuskan strategi bisnis yang kuat agar desa ini bisa mandiri secara ekonomi, mengoptimalkan potensi yang ada, dan memberdayakan masyarakat,” ujar Darkasyi.
Setelah musyawarah peremajaan BUMG selesai, acara dilanjutkan dengan Musrembangdes tahun 2025 yang bertujuan untuk merumuskan rencana pembangunan desa berdasarkan kebutuhan masyarakat. Musyawarah ini dihadiri oleh Kapolsek Pante Bidari, Ipda Saiful Bahari, yang menyampaikan pesan mengenai pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama pelaksanaan pembangunan.
Selain itu, hadir juga Kelapa Desa Pante Rambong Hermanto, Sekretaris Desa Zulkifli kepala dusun, kepala urusan, kepala seksi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pendamping desa dari tingkat kecamatan hingga Pendamping Lokal Desa (PLD) turut serta memfasilitasi diskusi ini.
Dalam Musrembangdes ini, dibahas berbagai isu pembangunan prioritas untuk tahun 2025, termasuk peningkatan infrastruktur, penyediaan air bersih, perbaikan layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan. Program-program tersebut disusun untuk memastikan bahwa pembangunan desa berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat, dengan mempertimbangkan kebutuhan kelompok rentan.
Dengan terselenggaranya Musrembangdes ini, Desa Pante Rambong diharapkan dapat mewujudkan program pembangunan yang berkelanjutan dan merata, serta memperkuat sektor ekonomi desa melalui peran aktif pengurus BUMG yang baru.
Z(WAN D)





