BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Banjir Bandang dan Longsor Bikin Jaringan Terputus, Warga Tapteng di Perantauan Cemas Tak Bisa Hubungi Keluarganya

146
×

Banjir Bandang dan Longsor Bikin Jaringan Terputus, Warga Tapteng di Perantauan Cemas Tak Bisa Hubungi Keluarganya

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Tengah | 1kabar.com

Banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), turut memutus jaringan telekomunikasi disejumlah wilayah. Kondisi ini membuat warga masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang tinggal diluar daerah kesulitan menghubungi keluarga mereka.

Annisa Putri, Warga Kecamatan Sorkam yang saat ini berdomisili di Batam, mengatakan sejak Selasa (25/11/2025) siang ia tak lagi dapat terhubung dengan kedua orang tuanya dikampung halaman.

“Sejak tadi siang saya gelisah. Video-video banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bikin makin khawatir,” ucap Annisa Putri kepada wartawan, pada Selasa (25/11/2025) malam.

Baca juga Artikel ini  Kodim 0211/Tapteng Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kota Sibolga dan Tapteng

Hal serupa disampaikan Sri Mulyati Tanjung, Warga asal Kecamatan Sorkam Barat yang tinggal di Jakarta. Ia mengaku berulang kali mencoba menghubungi keluarganya namun tak ada respons. “Gak tahu aman atau tidak. Sampai sekarang belum bisa dihubungi,” kata Sri Mulyati Tanjung kepada wartawan.

Sementara itu, Darniwati Pasaribu, Warga Kecamatan Sorkam, menyebut dua hari sebelumnya wilayah mereka sempat dilanda banjir bandang disertai pemadaman listrik. “Saya cemas melihat cuaca sekarang hujan, badai, gelap. Semoga tidak terjadi apa-apa,” ujar Darniwati Pasaribu kepada wartawan.

Baca juga Artikel ini  Pesta Rakyat Desa Sampali 2025 Meriah,!, Hadirkan Pelayanan Publik Gratis dan Hiburan Artis Ibu Kota, Bupati Deli Serdang : Upaya Jalin Silaturahmi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Hingga malam ini, upaya pemulihan jaringan telekomunikasi masih berlangsung, sementara pihak berwenang masih melakukan pendataan dampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

•Bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah Makan Korban Jiwa.

Diberitakan sebelumnya, Empat Warga Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat banjir yang melanda kawasan itu.

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu mengatakan saat ini para korban telah dievakuasi pada Selasa (25/11/2025) pagi. “Jaringan listrik juga bermasalah,” kata Masinton saat dikonfirmasi wartawan.

Diketahui, hujan deras sejak Minggu (23/11/2025), memicu banjir bandang dan longsor diberbagai titik di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) serta wilayah lainnya di Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga Artikel ini  Blue Night Lounge dan Bar Ditutup, Tim Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan Malam Tidak Adanya Izin Keramaian dan PBG di Desa Emplasemen-Langkat

Kepala Bidang Penanganan dan Logistik Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan, sejumlah daerah kini memasuki masa siaga bencana, menurut laporan terbaru Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggungalan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) per 25 November 2025.

“Pemerintah Daerah (Pemda) telah melakukan penanganan awal, mulai dari assessment, evakuasi hingga pengamanan harta benda,” ucapnya.(***)