BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Belasan Mahasiswa USU Gelar Demonstrasi di Depan Mapolda Sumut, Kecam Tindakan Represif Polisi saat Amankan Demonstrasi di Sumut dan Desak Agar Tidak Ada Lagi Sikap Anarkis Terhadap Aksi Demonstrasi

120
×

Belasan Mahasiswa USU Gelar Demonstrasi di Depan Mapolda Sumut, Kecam Tindakan Represif Polisi saat Amankan Demonstrasi di Sumut dan Desak Agar Tidak Ada Lagi Sikap Anarkis Terhadap Aksi Demonstrasi

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Belasan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) pada Senin (01/09/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dengan mengenakan almamater Universitas Sumatera Utara (USU), para Mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutannya melalui pengeras suara dan membawa poster yang berisi kritik terhadap pihak kepolisian.

Dalam aksinya, massa aksi demonstrasi mengecam tindakan represif Polisi saat mengamankan demonstrasi di Sumatera Utara dan mendesak agar tidak ada lagi sikap anarkis terhadap pengunjuk rasa.

“Kami meminta pihak kepolisian untuk segera berbenah. Kami meminta pihak kepolisian agar tidak tindakan-tindakan anarkis,” teriak salah satu peserta aksi demonstrasi dihadapan wartawan, Senin (01/09/2025).

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto turun langsung menemui Mahasiswa untuk berdialog dan mendengarkan tuntutan mereka.

Sementara ratusan pengemudi ojek online (Ojol) bakal menggelar aksi demonstrasi di Polda Sumatera Utara, hari ini. Bagi pengendara yang hendak melintas di depan Polda Sumatera Utara harus menyimak jalan alternatif yang bisa dilalui agar tak terjebak kemacetan.

Baca juga Artikel ini  Wujud Solidaritas, Polresta Deli Serdang bersama Komunitas Ojol Gelar Doa bersama Atas Wafatnya Pengemudi Ojol Affan Kurniawan

Massa pengemudi ojek online (Ojol) yang akan menggelar aksi demonstrasi itu tergabung dalam Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams). Ketua Umum Godams, Agam Zubir menyebut akan ada sekitar 300 pengemudi ojek online (Ojol) yang ikut dalam aksi demonstrasi itu.

“Situasinya nggak memungkinkan dibawa banyak, (yang ikut demo) teman-teman perwakilan dari masing-masing simpul komunitas saja, sekitar 300 (orang),” kata Agam.

Agam menyebut aksi demonstrasi rencananya akan digelar sekira pukul 15.00 WIB. Sebelum bergerak ke Polda Sumatera Utara, para driver ojek online (Ojol) lebih dulu berkumpul di Taman Makam Pahlawan.

“Titik kumpulnya di Taman Makam Pahlawan, jam 3 gerak ke Polda Sumatera Utara,” jelasnya.

Baca juga Artikel ini  165 Prajurit Kodam I/BB Naik Sabuk Hijau di UKT Pencak Silat Militer

Dia menjelaskan aksi demonstrasi itu merupakan tindak lanjut atas tewasnya driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan Taktis (Rantis) Brimob di Jakarta. Dalam aksi demonstrasi ini, para pengemudi ojek online (Ojol) meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto meminta maaf.

“(Tuntutan) permohonan maaf Kapolda Sumut atas peristiwa gugurnya salah satu rekan ojek online (Ojol) di Jakarta,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengingatkan Anggotanya untuk tidak melakukan tindakan kekerasan kepada para pedemo. Para driver ojek online (Ojol) juga meminta pertanggungjawaban DPR RI atas kericuhan ini

“Kami meminta tanggung jawab total DPR RI sebagai biang kerok kerusuhan saat ini. Kami juga meminta semua Pejabat Publik dari unsur Pimpinan Bangsa di Pemerintahan dan Legislatif serta Tokoh Lintas Agama bertanggung jawab dan hadir bersama menenangkan masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga Artikel ini  Sebagai Komandan Apel, Dandim 1616/Gianyar Tegaskan Kesiapsiagaan Satgas Patroli Imigrasi Bali

•Rekayasa Lalu Lintas.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika Jalan Sisingamangaraja di depan Polda Sumatera Utara dipenuhi demonstran. Sejumlah Personel juga akan disigakan di lokasi.

“Kita lihat situasi, kalau memang masih bisa contra flow, kita contra flow,” kata Made saat ditemui wartawan, Senin (01/09/2025).

AKBP I Made Parwita mengatakan jika jalur tersebut tidak bisa dilewati atau ditutup, maka kendaraan roda empat yang datang dari arah Kota Medan menuju Deli Serdang ataupun sebaliknya bisa mengambil jalur alternatif melalui Tol Amplas.

Sementara pengendara roda dua yang hendak menuju Deli Serdang ataupun sebaliknya dapat melewati Jalan Karya Sembada menuju Jalan Bendungan I.(***)