Deli Serdang | 1kabar.com
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deli Serdang masih bungkam terkait jumlah Tenaga Pendidik dan Kesehatan yang tertunda pengangkatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Padahal, beberapa diantara mereka sudah kehilangan Pekerjaan di Sektor Swasta setelah dinyatakan lulus seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun hingga kini, mereka belum diangkat tanpa alasan yang jelas.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deli Serdang, Adil Sarjono, berulang kali menjanjikan akan memberikan data jumlah Tenaga Pendidik dan Kesehatan yang terdampak.
“Baru balik dari acara buka puasa, Bang,” ujarnya saat dikonfirmasi tim wartawan pada Rabu (12/03/2025).
Keesokan harinya, pada Kamis (13/03/2025), Adil kembali berjanji akan mengupayakan data tersebut pada Jumat (14/03/2025). Namun, saat dihubungi melalui telepon pada hari yang dijanjikan, ia menolak panggilan.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deli Serdang, Abdul Rizali Siregar, juga tidak merespons.
“Pak Kaban tidak ada di ruangan. Mungkin mendampingi Bupati,” kata salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (13/03/2025).
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deli Serdang mengenai nasib para Tenaga Pendidik dan Kesehatan yang menunggu pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).(***)





