BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPolriTNI

Buat Resah, 6 “Pak Ogah” di Area MMTC Jalan Willem Iskandar Ditertibkan dan Dibawa ke Polsek Medan Tembung untuk Mendapatkan Pembinaan

155
×

Buat Resah, 6 “Pak Ogah” di Area MMTC Jalan Willem Iskandar Ditertibkan dan Dibawa ke Polsek Medan Tembung untuk Mendapatkan Pembinaan

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Pihak Kecamatan Medan Tembung bersama Kelurahan Sidorejo, Polsek Medan Tembung, dan Babinsa melakukan penertiban terhadap ‘Pak Ogah’ atau pengatur lalu lintas ilegal di depan Kompleks MMTC, Jalan Willem Iskandar, Kamis (07/08/2025). Sebanyak enam orang yang terjaring dalam operasi ini dibawa ke Polsek Medan Tembung untuk mendapatkan pembinaan.

Camat Medan Tembung, Muhammad Pandapotan Ritonga, menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan atas perintah langsung dari Pak Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas karena keberadaan ‘Pak Ogah’ di Simpang Jalan Perjuangan dianggap meresahkan.

Baca juga Artikel ini  Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Muda dan Alumni Kehormatan Pendidikan Kepamongprajaan dari IPDN

“Kami dapat perintah langsung dari Pak Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas untuk menertibkan ‘Pak Ogah,’ yang ada di Simpang Jalan Perjuangan (MMTC) karena meresahkan masyarakat,” kata Camat Medan Tembung.

Muhammad Pandapotan Ritonga mengatakan, para ‘Pak Ogah,’ yang terjaring tidak membawa identitas diri. Mereka dibawa ke Polsek Medan Tembung untuk pembinaan selama sehari agar menimbulkan efek jera. 

“Jika memang warga masyarakat kita, kami akan panggil pihak keluarganya supaya tidak mengulangi perbuatan itu,” terangnya.

Camat Medan Tembung juga berencana untuk membawa mereka ke Kecamatan Medan Tembung pada hari berikutnya untuk pembinaan lebih lanjut, termasuk proses ‘Iris Mata’ atau pendataan. Ketika ditanya mengenai test urine, ia menyatakan bahwa hal itu belum dilakukan di Polsek Medan Tembung.

Baca juga Artikel ini  TNI-Polri-Perusahaan Bersatu! Muara Enim Jadi Role Model Cegah Karhutlah

Kata Camat Medan Tembung, bahwa para ‘Pak Ogah’ ini kerap beroperasi di kawasan Kecamatan Medan Tembung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deli Serdang, terutama dipersimpangan jalan menuju MMTC. Lokasi ini sering mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi hari, siang saat jam istirahat, dan sore hari ketika jam pulang kerja.

Baca juga Artikel ini  Polres Langsa Serahkan 7 Tersangka Kokain 27,8 Kg ke Kejari, Salah Satunya Anggota Polri

“Kami akan koordinasi juga dengan Polsek Medan Tembung dan Jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kita akan pantau terus,” ujar Camat Medan Tembung. 

Ia juga berencana menghubungi Dinas Perhubungan Kota Medan untuk membahas rekayasa lalu lintas diarea tersebut, mengingat titik itu merupakan persimpangan yang rawan macet dengan adanya aktivitas dari MMTC, UNIMED, dan MAN 2.

“Saya berharap dengan koordinasi kepada pihak Dinas Perhubungan Kota Medan dapat mengurangi kemacetan di kawasan tersebut,” tandasnya.(***)