BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintah

Bupati Deli Serdang : Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Adalah Tujuan Akhir

97
×

Bupati Deli Serdang : Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Adalah Tujuan Akhir

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan menekankan, masalah kesehatan merupakan salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Bidang kesehatan tersebut, antara lain cek kesehatan gratis, pemerikasaan makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional. Hal yang urgen juga adalah Program Strategis Nasional (PSN), seperti penangan gizi, pengentasan kasus stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Jadi, tujuan akhirnya itu adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Itu harus kita luruskan, bagaimana pola kerjanya. Jangan perangkat daerah sekadar menghabiskan anggaran. Artinya, uang yang dikelola harus jelas dan berimpact langsung,” kata Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Dinas Kesehatan Deli Serdang yang juga dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, Rabu (11/06/2025).

Baca juga Artikel ini  Komitmen Ciptakan Keamanan di Wilayah Binaan, Tim VI Motoris Kodim 0204/Deli Serdang Terus Laksanakan Patroli Menyisir Lokasi-Lokasi Keramaian dan Rawan Kejahatan Jalanan

Di rapat itu juga, Bupati menginginkan agat Puskesmas Pembantu (Pustu) bisa kembali dibuka, dan langsung beroperasi.

“Kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas, hidupkan Pustu tersebut. Seperti Puskemas biasa, bisa melaksanakan screening gigi, pemeriksaan anak secara dini, bahkan Pustu itu ke depannya bisa melaksanakan Ultrasonografi (USG). Nanti dimasukkan di anggaran Tahun 2026,” tegas Bupati.

Masalah kematian Ibu dan Bayi tidak luput dari perhatian Bupati. Untuk masalah itu, Bupati memerintahkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk bekerjasama.

“Misalkan, bidan desanya turun ke masyarakat, apabila di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tersebut menemukan ada ibu hamil dengan potensi anaknya cenderung stunting atau cenderung kehamilannya berisiko, itu mesti didata. Kalau perlu dibawa ke rumah sakit daerah terdekat untuk dilakukan intervensi,” jelas Bupati.

Baca juga Artikel ini  Empat Pulau Jatuh ke Sumut, PMII Komisariat UIN Ar Raniry Menilai Jatuhnya Martabat Rakyat Aceh

Bupati meminta dibuat data semua ibu hamil di Kabupaten Deli Serdang, baik yang datang ke Posyandu maupun tidak.

“Artinya, Dinas Kesehatan harus mempunyai data dari semua ibu hamil di rumah sakit, bidan mandiri, di praktik-praktik dokter kebidanan. Dinas Kesehatan harus punya datanya. Kita kerja harus by data, tidak tebak-tebak. Kalau Anda semua tidak punya data, berarti Anda hanya tahu kerja itu sekadar menghabiskan waktu dari jam delapan sampai setengah empat sore, tapi Anda tidak tahu target yang mau Anda dapat apa,” tegas Bupati

Baca juga Artikel ini  Satlantas Polres Bener Meriah Tambal Jalan Berlubang Demi Tekan Angka Kecelakaan Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Bupati berharap untuk ke depan, Dinas Kesehatan menjadi leading sector dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan.

Turut hadir di rapat tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, H. Timur Tumanggor, S.Sos MAP; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Drs. H Citra Effendi Capah, MSP; Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dedy Maswardy, S.Sos., MAP; Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Drs. Muhammad Abduh Rizali Siregar, M.Si; Kepala Dinas Sosial, Rudi Akmal Tambunan, ST; Kepala Dinas P3AP2KB, Dr. Dra. Hj. Miska Gewasari, MM; Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hj. Tetti Rossanti Keliat MKM; Direktur RSUD Drs H Amri Tambunan, dr. Hanip Fahri MM Mked (KJ) SpKJ dan lainnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *