BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintah

Bupati Deli Serdang : Tahun 2025 Ini, Pertama Kalinya Deli Serdang Masuk Verifikasi Lanjutan KKS

148
×

Bupati Deli Serdang : Tahun 2025 Ini, Pertama Kalinya Deli Serdang Masuk Verifikasi Lanjutan KKS

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Tahun 2025 ini menjadi cukup spesial bagi Kabupaten Deli Serdang. Sebab, di Tahun ini menjadi kali pertama Kabupaten Deli Serdang masuk dalam tahap verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025.

Secara umum, demografi Kabupaten Deli Serdang mengelilingi Kota Medan, selaku Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kabupaten Deli Serdang terdiri dari 22 Kecamatan, 380 Desa dan 14 Kelurahan, dengan populasi sebanyak 2.048.000 Jiwa.

“Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024 diatas rata-rata Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Nasional, yaitu 77,56. Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tersebut lebih tinggi dari Kabupaten/Kota sekitar,” papar Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan dalam penyampaiannya kepada Tim Verifikator Pusat dan Pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS), serta Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada Verifikasi Lanjutan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 secara virtual di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (05/08/2025).

Baca juga Artikel ini  Langsa Jadi Kota Pertama di Indonesia Miliki ATM BPOM, Diresmikan Wali Kota Jeffry Sentana

Beberapa komponen yang membentuk Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM), seperti Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), Harapan Lama Sekolah (HLS), Umur Harapan Hidup (UHH) dan Pengeluaran Per Kapita, Deli Serdang di atas Provinsi Sumatera Utara dan diatas kabupaten sekitar. Namun, untuk Harapan Lama Sekolah (HLS) dibawah Provinsi Sumatera Utara.

Sedangkan, untuk capaian nilai self assessment kelembagaan dan sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2023 dan 2024, rata-rata diatas 80 persen, bahkan ada yang mendekati 100 persen.

Kesembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang dinilai tersebut, meliputi kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.

“Kita bisa lihat, beberapa data yang kami miliki, sudah dilakukan Self Assessment dari Tim Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Deli Serdang dan sudah dibantu Assessment penilaian lanjutan oleh Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Provinsi Sumatera Utara. Ada yang mendekati 100 persen atau sudah diatas rata-rata 80 persen,” urai Bupati.

Baca juga Artikel ini  TNI-Polri dan Petani Bersatu Tanam Cabai di Medahan untuk Stabilitas Komoditas

Di Tahun 2022, Kabupaten Deli Serdang juga sudah mencapai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 100 persen. Desa yang melaksanakan STBM 100 persen, Persentase Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) 100 persen dari 394 Desa/Kelurahan.

“Sesuai kelembagaan, sudah kita atur berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati, yaitu terbentuknya 22 Forum, 394 Kelompok Kerja (Pokja) Desa/Kelurahan dan menurunnya angka kematian Ibu dan Neonatus (bayi baru, 0-28 hari),” rinci Bupati.

Sedangkan tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah meningkatnya kasus Tuberculosis atau TBC, obesitas usia tertentu dan perokok usia dewasa.

“Masalah seperti TBC dan Demam Berdarah Dengue (DBD) ini menjadi perhatian khusus. Tapi kita sudah menyiapkan langkah seperti pengadaan mobil X-ray dan program Jumat Bersih diseluruh Kecamatan dan Desa,” jelas Bupati lagi.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Sofyan Afendi menyampaikan, komitmen Kepala Daerah akan menjadi penilaian tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025. Begitu juga dengam kehadiran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga Artikel ini  Rapat Pleno PAC PP Batang Kuis Momentum Kebangkitan Menuju Organisasi Kemasyarakatan yang Lebih Baik, Solid, dan Bermartabat

“Saya lihat kehadirannya lengkap. Kehadiran ini menunjukkan komitmen yang tinggi dalam kerjasama serta menjadikan Kabupaten Deli Serdang bisa maju ke tahap selanjutnya. Masih ada beberapa hal, seperti dokumentasi yang harus ditambah, karena kita memakai sistem baru, butuh tambahan beberapa data pendukung lainnya,” sebutnya.

Mendampingi Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan pada verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Hendra Wijaya; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), Dr. Ir. Remus H Pardede, M.Si; Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hj. Tetti Rossanti Keliat, MKM; kepala OPD terkait, Camat se-Deli Serdang, Tim KKS Deli Serdang dan lainnya.(Zulkarnain Lubis)