Berita TerkiniPolitik

Bustami Hamzah Calon Gubernur Aceh 2024: Tidak melanjutkan Gugatan Pilkada Aceh ke Mahkamah Konstitusi

280
×

Bustami Hamzah Calon Gubernur Aceh 2024: Tidak melanjutkan Gugatan Pilkada Aceh ke Mahkamah Konstitusi

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh | 1kabar.com

Hal ini disampaikan Om Bus dan Syech Fadhil, dalam rilis yang ditandatangani Bersama, yang diterima wartawan, Rabu malam 11 Desember 2024.

“Pertama-tama, atas nama pribadi dan keluarga, izinkan kami menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh rakyat Aceh dimana pun berada, baik yang ada di Aceh mahupun diluar Aceh yang telah menaruh perhatian yang cukup besar terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dalam Pilkada Provinsi Aceh tahun 2024,” ujar Bustami.

“Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan Pilkada tersebut.”

“Rangkaian pemilihan kepala daerah dalam Pilkada Provinsi Aceh tahun 2024, masyarakat luas merasakan dan menemukan indikasi kuat yang mencederai kualitas Pilkada itu sendiri. Kondisi ini sesungguhnya telah mencederai makna dari demokrasi karena hak-hak rakyat untuk dapat menentukan pilihan sesuai dengan hati nuraninya -ada indikasi yang kuat- telah diganggu oleh pihak-pihak tertentu dan dengan cara-cara tertentu yang terstruktur, sistematis dan masif.”

Baca juga Artikel ini  Berbagi Berkah Ramadhan 1447 Hijriyah, Kajati Sumut Bagikan Ratusan Paket Takjil kepada Masyarakat, Petugas Keamanan Hingga PPNPN Kejati Sumut

“Berlandaskan dari kondisi tersebut, sangat mungkin hal itu menjadi objek sengketa Pilkada untuk dapat diteruskan untuk menjadi gugatan ke Mahkah Konstitusi (MK). Namun, setelah kami beristikharah, serta menerima berbagai masukan dan saran dari partai pengusung/pendukung, ulama, tokoh-tokoh nasional asal Aceh, timses, keluarga, cendekiawan, kalangan milenial dan berbagai elemen masyarakat Aceh lainnya: Kami memutuskan untuk tidak meneruskan gugatan ini ke MK dengan pertimbangan untuk mencegah polarisasi berkepanjangan serta untuk meredakan ketegangan politik dan phiskologis ditengahtengah masyarakat Aceh yang sangat kami cintai.”

Baca juga Artikel ini  Mewakili Kapolda Aceh, Ditlantas dan Polresta Banda Aceh Laksanakan Survei Teknis Traffic Light Guna Optimalisasi Manajemen Lalu Lintas Perkotaan

“Kami sejak awal tidak pernah mengedepankan kepentingan kelompok tetapi kami selalu menempatkan kemaslahatan dan kepentingan seluruh rakyat Aceh diatas semua kepentingan yang lain.”

“Untuk itu, kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh rakyat Aceh yang telah memberikan dukungan suara yang signifikan dan harapan yang besar kepada kami. Ucapan terima kasih yang sama juga kami sampaikan kepada segenap jajaran partai politik pengusung/pendukung serta para relawan diseluruh pelosok Aceh yang telah bekerja keras selama proses Pilkada 2024. Hanya Allah SWT yang sanggup membalasnya.”

Baca juga Artikel ini  KPK Tahan Pejabat Bea dan Cukai Terkait Pengembangan Penyidikan OTT Kasus Tindak Pidana Korupsi Importasi Barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

“Bagi kami perjuangan harapan baru untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh rakyat Aceh tidak akan pernah berhenti selama hayat dikandung badan. Semua kita paham bahwa proses Pilkada hanya salah satu cara perjuangan untuk mencapai cita-cita kita semua.”

“Insya Allah semangat perjuangan ini akan terus berlanjut. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua. Aamiin ya rabal a’lamin!” (Ali)