BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPendidikan

Di Hadapan GMKI Medan, Rico Waas Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan Bangsa

94
×

Di Hadapan GMKI Medan, Rico Waas Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan Bangsa

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Ada yang beda dalam audiensi di Balai Kota Medan, Jumat (13/02/2026) siang. Bukan sekadar audiensi rutin, melainkan pertemuan yang sarat pesan tentang masa depan kepemudaan saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima Audiensi Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan. Di ruang itu, diskusi mengalir tentang peran pemuda sebagai motor perubahan baik itu bagi organisasi, kota, hingga bangsa.

Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa kunci utama keberlangsungan organisasi kepemudaan terletak pada regenerasi dan pematangan kerja. Baginya, organisasi tidak cukup hanya bergerak secara struktural, tetapi juga harus dibangun dengan nilai dan keimanan yang kuat.

Baca juga Artikel ini  Tim Gabungan Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal Ratusan Satwa Dilindungi ke Thailand di Aceh Timur

“Konsep pembangunan organisasi dan keimanan tidak boleh terlepas dari peran pemuda sebagai motor perubahan,” kata Rico Waas.

Dikatakan Rico Waas, pemuda dituntut mampu berpikir kritis dan peka terhadap persoalan masyarakat. “Pemuda harus mampu menghadirkan solusi dalam pembangunan, tidak hanya fokus pada satu titik persoalan, tetapi melihat kegelisahan masyarakat secara luas. Kepekaan sosial inilah yang akan membentuk karakter pemimpin masa depan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pendukung aktivitas organisasi. Dukungan keluarga, bilang Rico Waas, akan memberi dampak positif dan menjadi umpan balik yang sehat bagi perkembangan pribadi maupun organisasi.

Baca juga Artikel ini  Bhabinkamtibmas Jimbaran Intensifkan Patroli Dialogis di Samasta, Sampaikan Imbauan Kamtibmas

“Pemuda harus bisa memaksa diri dan mengajak pemuda lain untuk berbuat baik, bermanfaat bagi keluarga, dan memberikan kebanggaan. Bersikaplah kembali ke keluarga, karena dari sanalah dukungan itu tumbuh,” pesannya dengan nada reflektif.

Lebih jauh, Rico Waas mendorong agar organisasi kepemudaan mampu memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Perubahan besar, menurutnya, selalu bermula dari ruang-ruang kecil. Lingkungan terdekat adalah laboratorium pertama bagi pemuda untuk menguji kepedulian, empati, dan konsistensi gerakan.

Dalam konteks kebangsaan, Rico Waas menegaskan bahwa pemuda tidak boleh kehilangan keberanian untuk menyuarakan ketidakadilan, termasuk dalam kehidupan beragama. Namun, keberanian itu harus disertai kejernihan berpikir dan ketenangan sikap.

Baca juga Artikel ini  Biro Ortala dan Manajemen Risiko Kementerian ATR/BPN Laksanakan Kunjungan Kerja ke Kantor ATR/BPN Deli Serdang, Perkuat Tata Kelola Organisasi

“Organisasi harus melahirkan pemimpin, bukan sekadar bos. Pemimpin itu menciptakan pemimpin baru, memberi inspirasi dan kesempatan. Kalau organisasi sehat dan memiliki warna yang baik, maka kontribusinya untuk bangsa juga akan semakin besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BPC GMKI Medan, Wendy Sembiring menyampaikan rencana pelaksanaan Konferensi GMKI Medan yang akan digelar pada 14 Februari 2026 di PKM GMKI Medan. “Kami berharap Bapak Wali Kota Medan dapat hadir sekaligus membuka acara tersebut,” harap Wendy, menutup audiensi dengan harapan sinergi yang terus terjaga antara Pemuda dan Pemerintah Kota.(inn0101/splwo)