BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Diduga Ada Kongkalikong, Proyek Pengerasan Jalan di Pantai Labu Diduga Menelan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Tahun 2024 Menuai Sorotan Tajam, SDABMBK Deli Serdang Diduga Dinilai Asal Jadi dan Tidak Sesuai Harapan Masyarakat

151
×

Diduga Ada Kongkalikong, Proyek Pengerasan Jalan di Pantai Labu Diduga Menelan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Tahun 2024 Menuai Sorotan Tajam, SDABMBK Deli Serdang Diduga Dinilai Asal Jadi dan Tidak Sesuai Harapan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Proyek Pengerasan Jalan di Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang yang diduga menelan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Tahun 2024 menuai sorotan tajam. Pekerjaan yang dikerjakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang tersebut yang diduga dinilai asal jadi dan tidak sesuai harapan masyarakat, Senin (22/09/2025).

Pantauan Jurnalis 1kabar.com di lapangan, kondisi badan jalan masih dipenuhi batu lepas, tidak rata, dan terlihat kurang padat. Sisi jalan (paring cor) bahkan telah mengalami keretakan dan longsoran. Situasi ini membuat masyarakat kecewa karena proyek yang seharusnya mempermudah akses justru membahayakan pengguna jalan.

Baca juga Artikel ini  Polrestabes Medan Tangkap Dua Orang Pelaku Pengedar Inex di Jalan Cakrawati Medan Maimun

Sejumlah warga masyarakat menilai pengerjaan proyek ini sarat kejanggalan. Alih-alih menghadirkan kualitas, pekerjaan jalan terkesan hanya formalitas.

“Kami kira jalan ini sudah enak dilalui setelah dikeraskan, ternyata malah lebih susah. Kalau hujan licin, kalau panas berdebu. Motor sering goyang karena banyak batu lepas. Harapan kami cepat diperbaiki, jangan setengah-setengah kerjanya,” keluh seorang warga masyarakat kepada Jurnalis 1kabar.com, Senin (22/09/2025).

Warga lainnya menegaskan, akses tersebut merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat ke sekolah, pasar, hingga mengangkut hasil pertanian.

Baca juga Artikel ini  Plt Kapolrestabes Medan : Kita Hadir dan Berdiri Disini Sebagai Harapan Masyarakat Kota Medan

“Kalau kondisinya begini, jelas sangat merugikan. Pemerintah harus serius, jangan buang-buang uang rakyat,” tegasnya.

Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya kongkalikong antara pihak pemborong dengan Oknum di Dinas terkait. Besarnya anggaran yang digelontorkan tidak sebanding dengan kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar saat dikonfirmasi Jurnalis 1kabar.com, berkilah bahwa pengerjaan masih dalam tahap pengerasan dengan material sirtu.

Baca juga Artikel ini  Generasi Muda Harapan Bangsa, Kapolda Sumut Motivasi Siswa SMA Negeri 1 Medan

“Namanya sirtu ya seperti itu, nanti ke depan akan diaspal,” ucap Janso Sipahutar kepada Jurnalis 1kabar.com, Senin (22/09/2025).

Meski begitu, ia berjanji akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan sekaligus memerintahkan perbaikan.

“Dimana itu lokasinya. Sudahlah, biar saya suruh perbaiki nanti ya. Terima kasih,” tambahnya.

Masyarakat berharap janji tersebut tidak sekadar ucapan. Mereka mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan memeriksa pekerjaan yang diduga bermasalah ini, agar praktek kongkalikong anggaran pembangunan tidak terus terjadi di Kabupaten Deli Serdang.(1kabar.com/Fadly)