BeritaDaerahPemerintah

Distanpan Pidie dalam Rakor MTR: Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

67
×

Distanpan Pidie dalam Rakor MTR: Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Pidie|1kabar.com

Sigli-Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Pidie, Hasballah, S.P., M.M., mendapat apresiasi tinggi atas perannya memimpin Rapat Koordinasi Turun Sawah Musim Tanam Rendengan (MTR) 2025/2026 yang digelar di Sigli. Kegiatan itu diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.Jumat,10/10

Rakor ini melibatkan berbagai unsur seperti camat, penyuluh pertanian, unsur keamanan (Polsek dan Koramil), hingga aparatur gampong dari kecamatan Sakti dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Hasballah menyatakan bahwa koordinasi lintas sektoral sangat penting agar rencana tanam dapat berjalan efektif tanpa hambatan.

Baca juga Artikel ini  Preman Pukul Wartawan saat Meliput Aksi Demonstrasi di Perusahaan PT. Universal Gloves, Forwakum Sumut Minta Kapolda Sumut Tangkap

Dalam Rakor tersebut, beberapa poin penting dibahas yang meliputi;

  • Penetapan jadwal tanam agar sesuai kondisi cuaca dan irigasi,
  • Identifikasi kendala teknis di lapangan (irigasi, suplai sarana produksi, hama),
  • Komitmen bersama dari jajaran kecamatan dan gampong agar program berjalan sesuai target.

Hasballah juga menyebut bahwa meskipun terdapat tantangan seperti kekeringan di beberapa titik, kecamatan Sakti berhasil menunjukkan hasil panen yang menggembirakan pada musim padi gadu 2025. Keberhasilan tersebut menurutnya menjadi modal untuk mendorong optimisme petani setempat.

Baca juga Artikel ini  Isu Kepemilikan Rumah Tak Bertuan di Jalan Palang Merah 34 C Kelurahan Kesawan Diduga Digarap Seorang Chinese

Rakor ini bukan sekadar formalitas, melainkan panggilan kerja nyata agar program turun ke sawah berjalan selaras dari pusat hingga gampong,” tegas Hasballah di depan peserta rapat.

Lebih jauh, Kadis Pertanian Pidie menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah akan terus diberikan, khususnya dalam penyediaan irigasi, alat mesin pertanian (alsintan), dan pendampingan teknis. Ia juga mendorong agar semua pihak tak hanya hadir dalam rapat, tetapi bertindak sebagai pelaksana di lapangan.

Baca juga Artikel ini  Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi DITJEN PAS Kunjungi Lapas Perempuan Sigli, Pastikan Layanan Maksimal bagi Warga Binaan

Rakor Turun Sawah MTR 2025/2026 ini diharapkan mampu menyelaraskan program penanaman padi dengan kondisi alam, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan Kabupaten Pidie. Dengan kepemimpinan Hasballah yang dinilai aktif dan responsif, optimisme terhadap hasil pertanian daerah pun terus tumbuh.