BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPeristiwa

Drainase Baru Dibangun di Desa Sugiharjo Ambruk, Warga Duga Proyek Asal Jadi

218
×

Drainase Baru Dibangun di Desa Sugiharjo Ambruk, Warga Duga Proyek Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Proyek drainase di Dusun 2, Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, yang baru saja selesai dikerjakan, ambruk pada Senin (13/01/2025). Insiden ini langsung menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan masyarakat setempat.

Padahal, cuaca diwilayah Kecamatan Batang Kuis, yang dipimpin Camat Romi Surya, S.STP., M.Si., tidak sedang dilanda hujan deras. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek drainase tersebut dilakukan asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas dan spesifikasi teknis.

Baca juga Artikel ini  Pemuda Pidie Diundang Andil dalam Politik: Tgk. Rasyidin, SE., S.Sos.I (Waled Nura) Luncurkan Program Kajian Siyasah untuk Bangun Negeri

Proyek drainase yang menggunakan Dana Desa (DD) sebesar Rp.117.900.000,00 (Seratus Tujuh Belas Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah) itu disinyalir tidak sesuai dengan bestek. Akibatnya, bangunan drainase dianggap rapuh dan tidak mampu menahan arus air yang mengalir.

Drainase tersebut memiliki volume panjang 134 meter, lebar 1,3 meter, dan tinggi 1 meter. Namun, dari dua sisi penyanggahnya, sekitar 117 meter telah ambruk, termasuk 25 meter pagar rumah mantan Kepala Desa Sugiharjo, Sunyoto, yang ikut roboh.

Baca juga Artikel ini  Rajut Komunikasi Tingkatkan Hubungan Silaturahmi

Warga minta pengawasan perbaikan
Masyarakat Desa Sugiharjo sangat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang segera turun tangan dan mengawasi perbaikan bangunan drainase yang rusak.

“Drainase ini penting sekali bagi masyarakat untuk menyalurkan air ke lahan pertanian. Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dapat mengawasi pelaksanaan perbaikannya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Sutarman, salah seorang warga setempat.

Baca juga Artikel ini  Ribuan Baladewa Tumpah Ruah di Konser Legendaris Band Dewa 19 di Lapangan Astaka Pancing

Ambruknya drainase ini menjadi perhatian publik, terutama karena dana yang cukup besar telah dialokasikan. Warga menilai insiden ini mencoreng penggunaan anggaran dana desa yang seharusnya diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.(***)