BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPendidikanPerusahaanPolriTNI

DWP Komunal Provinsi Sumut Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Pelabuhan Belawan

202
×

DWP Komunal Provinsi Sumut Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Pelabuhan Belawan

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Dewan Pengurus Wilayah Koalisi Muslim Millenial (DPW Komunal) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), dan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Senin (23/12/2024). Aksi tersebut memprotes dugaan penyelewengan BBM Subsidi jenis Solar yang seharusnya menjadi jatah Nelayan di Pelabuhan Belawan.

Koordinator aksi massa unjuk rasa, Imam Solihin, mengungkapkan adanya dugaan suap yang melibatkan Pejabat Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Solar Subsidi yang seharusnya dijual Rp. 6.800 per Liter, dipasarkan dengan harga Rp. 7.000 per Liter. Selisih Rp.200 per Liter ini dibagi kepada Oknum Pejabat,” ungkapnya.

Baca juga Artikel ini  Ketua Umum Mabes LMP Pusat, H. Adek Erfil Manurung Terima Kunjungan Maruli Tobing dan Rudi Simorangkir Dalam Diskusi Publik

Menurut Imam, praktik tersebut telah berlangsung lama dan melibatkan Ribuan Ton Solar setiap Bulannya. Ia meminta Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Agus Fatoni dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan tegas.

Baca juga Artikel ini  BRI Medan Putri Hijau Hadiri Natal Oikumene SUMUT di Unimed dan Dipercayakan Pembukaan Rekening Baru

Selain dugaan penyelewengan Solar Subsidi, Imam juga membeberkan adanya pungutan liar (Pungli) terhadap Nelayan yang mengurus izin Kapal. “Kami memiliki bukti bahwa pungutan liar (Pungli) ini juga dinikmati Pimpinan Diskanla Provinsi Sumut,” tegasnya.

Koordinator Lapangan aksi massa unjuk rasa, Dimas Anjasmara, mendesak Inspektorar Provinsi Sumut, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bergerak cepat mengusut kasus ini.

Baca juga Artikel ini  Sekolah Islam Gender dan Peringatan Harlah KOPRI ke-57 Angkat Peran Perempuan dan Anak

Sementara itu, saat aksi massa unjuk rasa berlanjut ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejati Sumut), dua perwakilan Jaksa meminta DPW Komunal Provinsi Sumut melengkapi bukti-bukti agar Penyelidikan dapat segera dilakukan dan pihak-pihak terkait ditindak.(***)