BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPendidikanPeristiwaTNI

Forum Warga Peduli Asrama TNI-AD Glugur Hong Medan Minta Keadilan : “Kami Bukan Penumpang Gelap, Kami Anak Bangsa yang Layak Dihargai.”

286
×

Forum Warga Peduli Asrama TNI-AD Glugur Hong Medan Minta Keadilan : “Kami Bukan Penumpang Gelap, Kami Anak Bangsa yang Layak Dihargai.”

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Halal Bi Halal yang digelar Warga Asrama TNI-AD Glugur Hong, Medan, pada Minggu (13/04/2025), berubah menjadi panggung curahan hati dan seruan keadilan. Ribuan warga masyarakat dari Forum Warga Peduli Asrama TNI-AD Glugur Hong menyuarakan penolakan terhadap rencana pengosongan rumah oleh Kodam I Bukit Barisan.

Kegiatan yang digelar di Jalan Karantina Ujung ini dihadiri sekitar 1.000 warga masyarakat, termasuk 225 Kepala Keluarga, Anak-Anak, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat hingga Ibu Rumah Tangga. Tangis, harapan, dan Doa mewarnai suasana.

Baca juga Artikel ini  Siaran TV Digital via Turyapada Tower Jangkau 90 Persen Wilayah Buleleng dan Jembrana,

“Kami sudah tinggal disini lebih dari enam dekade. Ini bukan sekadar rumah, ini Sejarah hidup kami,” tegas Ketua Tim 13, M. Agussyah.

Tim 13 telah menyampaikan aspirasi ke berbagai Lembaga penting seperti Presiden RI, Kemenhan RI, Panglima TNI, KSAD, Komisi I-III DPR RI, hingga Komnas HAM dan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Mereka berharap adanya solusi adil tanpa mengorbankan masa depan ratusan keluarga.

Baca juga Artikel ini  Kasus Penganiayaan Jurnalis CNN Indonesia TV di Pijay, PN Meureudu Vonis Terdakwa 10 Penjara

Dalam Tausyiahnya, Ustad Fachrul Al Banjari mengajak warga masyarakat agar tidak kehilangan harapan.

“Terus bersatu, terus berdoa. Allah tidak akan tinggal diam atas Doa orang yang terzalimi,” ujarnya.

Warga STM, para Ibu, hingga Anak-Anak juga menyuarakan harapan agar Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto mendengar langsung suara mereka.

Baca juga Artikel ini  Pembangunan Masjid HIDAYAH ATTALIBIIN Dilanjutkan

“Pak Presiden, kami bukan pendatang liar. Kami Anak Bangsa yang turut membangun Negeri ini. Rumah ini Warisan Perjuangan Orang Tua kami,” ucap seorang warga masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan besar, agar keadilan tidak hanya menjadi slogan, tapi nyata hadir ditengah Rakyat kecil.(***)