MEDAN | 1kabar.com
Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi peredaran Narkoba. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 119 kasus Narkotika berhasil diungkap dengan 157 pelaku diamankan, mulai dari pengguna, pengedar, hingga bandar besar.
Salah satu kasus yang mencuri perhatian terjadi di Desa Sarimunte, Kabupaten Karo, pada Selasa (21/01/2025) dini hari. Operasi Gabungan Satuan Reserse Kiriminal, dan Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo menangkap delapan pelaku serta menyita barang bukti berupa 26,29 gram sabu, satu pucuk senjata jenis softgun, tiga tabung gas CO2, peluru tanpa dokumen resmi, parang, dan berbagai alat kejahatan lainnya.
Penggerebekan ini berlangsung dramatis ketika salah satu pelaku, MJG alias Tenang, melawan Petugas dengan senjata tajam hingga melukai Briptu Mahreza Dandi Wardana di bagian punggung. Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas untuk melumpuhkan pelaku.
Hasil interogasi mengungkap bahwa sabu diperoleh dari seorang bandar berinisial SS, yang bekerja sama dengan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) untuk mengedarkannya dengan harga Rp. 900 Ribu per Gram. Delapan pelaku, yakni SS, IDR, MJG, BS, AS, RP, S, dan SH, kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Tanah Karo.
Sementara itu, dalam rentang waktu 21 hingga 27 Januari 2025, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut bersama Jajaran Polres lainnya berhasil menyita barang bukti besar, termasuk 1,44 Kilogram Sabu, 1.779 Butir Pil Ekstasi, 252 Gram Ganja, Uang Tunai Rp. 24,7 Juta, 14 Sepeda Motor, Dua Mobil, 57 Ponsel, 18 Timbangan Digital, dan 18 Alat Hisap Sabu.
Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol. Siti Rohani menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan upaya memutus rantai peredaran Narkoba di Sumatera Utara.
“Polisi terus menyasar semua pelaku, mulai pengguna hingga bandar besar. Operasi ini menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran Narkoba di Sumut,” tegas Kompol. Siti Rohani.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait Narkoba. “Peran masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian dalam mendeteksi dan memberantas peredaran Narkoba. Bersama-sama, kita melindungi generasi muda dari bahaya Narkotika,” ujarnya.
Polisi memastikan akan terus meningkatkan intensitas operasi guna memastikan Sumatera Utara terbebas dari ancaman Narkoba.(***)





