DAIRI | 1kabar.com
Perjudian jenis togel yang diduga semakin hari semakin marak di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara bahkan bukan menjadi rahasia umum lagi bagi masyarkat. di Kabupaten Dairi hampir setiap Desa yang diduga disusupi tukang tulis togel bahkan sampai ke pelosok-pelosok penjuru sudah ada tukang tulis yang setia menanti pelanggan yang memasang tebak angka.
Dalam sehari pelanggan bisa memasang dua kali tebak angka mulai jam 07.00 WIB sampai dengan batas jam 17.00 WIB dan pada malam hari mulai dari jam 19.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Setiap kali putaran seorang pria berbadan tegap akan mengutip uang rekapan yang kemudian akan disetorkan ke seorang bos besar yang berinisial “S” yang disinyalir merupakan yang diduga Oknum Anggota TNI aktif.
Dalam seharinya omset pria yang kerap dipanggil dengan sebutan berinisial “S” itu bisa mencapai ratusan juta rupiah belum lagi mesin judi meja tembak ikan yang tersebar di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara yang merupakan miliknya yang diduga tersebar dibeberapa Kecamatan yang berada di Kabupaten Dairi.
“Belum pernah terdengar bahwa big bos judi togel berinsial “S” dan big bos judi mesin meja tembak ikan di Kabupaten Dairi ditangkap oleh Polisi maka dari itu kami meminta agar semua judi togel dan mesin meja tembak ikan yang masi beroperasi di Kabupaten Dairi ini segera ditangkap dan ditutup. Kami juga meminta Kodam I/Bukit Barisan menyelidiki adanya dugaan Oknum Anggota TNI yang ikut berperan dalam mengendalikan judi di Kabupaten Diari tersebut,” ucap masyarakat kepada wartawan, Jumat (19/09/2025).
Ia pun meminta agar togel dan judi dapat ditutup di Kabupaten Dairi agar tidak ada lagi praktik perjudian di Kabupaten Dairi yang mengancam generasi penerus bangsa.
“Sudah lama togel di Kabupaten Dairi ini beroperasi namum belum pernah ditangkap bandar besarnya, kami juga meminta agar Pomdam I/Bukit Barisan ikut memberantas togel dan judi mesin meja tembak ikan yang tersebar di Kabupaten Dairi ini, terlebih di wilayah hukum Polsek Tiga Lingga itu yang diduga sangat marak yang namanya mesin judi meja tembak ikan dan dadu,” pungkasnya, Jumat, 19 September 2025.
Kapolres Dairi, AKBP. Otniel Siahaan saat dikonfirmasi wartawan belum terlihat memberikan tanggapan terkait dengan dugaan maraknya judi togel dan mesin meja tembak ikan di wilayah hukum Polres Dairi.
Hal yang sama juga saat dikonfirmasi wartawan kepada Kasat Reskrim Polres Dairi, Iptu. Wilson Manahan Panjaitan namun yang diduga bungkam.(***)





