Aceh Tamiang | 1kabar.com
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) melalui Kolonel Czi S. Gunawan menyalurkan bantuan penyediaan air bersih bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan tersebut berupa pembangunan sumur bor serta pemasangan mesin Reverse Osmosis (RO) guna memastikan ketersediaan air layak konsumsi bagi warga.
Kolonel Czi S. Gunawan menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih yang aman dan berkelanjutan. Ia menegaskan, Kemenhan berkomitmen agar seluruh wilayah Aceh Tamiang dapat segera dilakukan pengeboran sumur sebanyak mungkin sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“Kami memastikan seluruh wilayah Aceh Tamiang mendapatkan perhatian. Sumur bor akan dibangun sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, disertai pemasangan mesin RO agar warga tidak lagi kekurangan air dan dapat menikmati air yang layak konsumsi,” ujar Kolonel Gunawan.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat serta mendukung aktivitas sehari-hari, terutama di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan sumber air. Dengan adanya sumur bor dan mesin RO, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Program bantuan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pemenuhan kebutuhan dasar rakyat. Selain aspek pertahanan, Kemenhan turut berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pembangunan sosial di daerah.
Masyarakat Aceh Tamiang menyambut baik langkah tersebut dan berharap pembangunan sumur bor serta instalasi mesin RO dapat segera terealisasi di seluruh kecamatan. Bantuan ini dinilai sangat membantu, terutama bagi wilayah yang selama ini bergantung pada sumber air terbatas dan kurang layak konsumsi.
Dengan program ini, Kemenhan berharap tidak ada lagi warga Aceh Tamiang yang kesulitan mendapatkan air bersih, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan masyarakat di daerah. (Eko)





