BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPendidikan

Kepala Desa Sambirejo Timur dan Warga, Suroan Bulan Muharram 1446 Hijriah Bersama Pj Bupati Deli Serdang

237
×

Kepala Desa Sambirejo Timur dan Warga, Suroan Bulan Muharram 1446 Hijriah Bersama Pj Bupati Deli Serdang

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG | 1kabar.com

Bersih Desa atau Suroan pada Bulan Muharram 1446 Hijriah merupakan Tradisi dan Budaya leluhur masyarakat Etnis Jawa. Tradisi dan Budaya tersebut sampai saat ini masih dipegang teguh dan terus dilestarikan warga Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Suroan merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak kenikmatan dan keberkahan. Selain itu, Suroan juga sebagai upaya untuk meningkatkan Tali Silaturrahmi antar Umat.

“Sudah sepantasnya, kita semua bersyukur dan menjadikan momentum Peringatan 1 Muharram 1446 Hijriah Tahun ini dimaknai dengan berintrospeksi diri, sejauh mana amalan pada Tahun sebelumnya, lalu implementasinya terhadap kehidupan dan membulatkan tekad untuk memperbaiki diri pada momentum Tahun Baru Islam ini. Inilah makna dan pesan-pesan yang dapat diambil dari pelaksanaan kegiatan Bersih Desa (Suroan) dalam Peringatan Tahun Baru Islam,” kata Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir. Wiriya Alrahman, MM, pada Zikir Akbar dan Bersih Desa (Suroan) Peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1446 Hijriah di Dusun XI Bakung, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (21/07/2024).

Baca juga Artikel ini  Sat Lantas Polresta Manado Luncurkan Program Inovasi “Silau Mata” untuk Tingkatkan Keamanan di Pusat Kota

Pj Bupati berharap, Bersih Desa atau Suroan tersebut bisa terus dipertahankan sebagai sarana mempertebal keimanan dan ketakwaan, serta ungkapan terimakasih kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan berbagai nikmat, baik nikmat iman maupun Islam serta nikmat Silaturrahmi sebagai wujud ketaatan untuk lebih meningkatkan kualitas hubungan antar sesama.

“Adanya Suroan ini, menandakan kerukunan sesama Umat di Desa Sambirejo Timur sudah terjalin dengan baik,” ungkap Pj Bupati memberi apresiasi.

Baca juga Artikel ini  Personel Polsek Wenang Luncurkan Program Inovasi ‘Paja Somat’ untuk Amankan Ibadah Sholat Jumat”

Pj Bupati turut berpesan, kerukunan yang telah terjalin bisa tetap dipertahankan, terutama saat menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 ini.

“Itu lebih penting dari segalanya, tidak boleh perbedaan-perbedaan pilihan membuat kita menjadi berkelompok. Biarlah perbedaan-perbedaan tersebut menjadi keragaman kita untuk membangun Desa ini ke arah lebih baik. Seperti Negara kita yang beragam Suku, Agama dan Budaya namun tetap satu,” terang Pj Bupati.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Sambirejo Timur, Muhammad Arifin menjelaskan Zikir Akbar dan Suroan yang rutin diadakan merupakan hasil gotong royong masyarakat, tanpa menggunakan Dana Desa (DD).

Baca juga Artikel ini  Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan di SMP Negeri 1 Pineleng: Kapolsek Pineleng Bersama Orang Tua dan Siswa Berkomitmen

Iuran masyarakat tidak ditentukan (dipatok), melainkan sesuai keikhlasan masing-masing warga.

“Acara ini sudah yang ke-45 kalinya, berarti sudah berlangsung selama 45 Tahun. Sebenarnya, kegiatan ini sudah berlangsung selama 48 Tahun, tapi karena Pandemi Covid-19, maka selama tiga Tahun kami adakan di Kantor Desa secara sederhana,” jelas Arifin di acara yang menghadirkan Dr. H. Sugeng Wanto, SAg., MA sebagai penceramah tersebut.

Turut hadir di acara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, M. Ari Mulyawan Simatupang, SH., MAP bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Percut Sei Tuan, A Fitriyan Syukri, S.STP., M.Si bersama para Kepala Desa dan Lurah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan lainnya.(Redaksi/Zulkarnain.Lubis)