Deli Serdang | 1kabar.com
Kepala Sekolah SD Negeri 107405 Sei Rotan, Risdaniaty yang diduga terlibat dalam korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialokasikan untuk gaji guru honornya di Sekolah Dasar (SD) Negeri 107405 Sei Rotan tersebut.
Dugaan ini mencuat setelah pernyataan dari salah satu pihak terkait, yakni Kepala Sekolah SD Negeri 107405 Sei Rotan, Risdaniaty saat dikonfirmasi Jurnalis 1kabar.com media ini tentang alokasi gaji honornya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Tahun 2022-2024.
Risdaniaty mengungkapkan bahwa gaji guru honornya di Sekolah Dasar (SD) Negeri 107405 Sei Rotan tersebut bervariasi.
“Bervariasi kalau guru honornya, ada yang Rp. 800 Ribu, ada yang Rp. 1,1 Juta, ada yang Rp. 2 Juta untuk Operator,” ucap Kepala Sekolah SD Negeri 107405 Sei Rotan, Risdaniaty saat wawancarai Jurnalis 1kabar.com media ini pada Rabu (14/05/2025).
Dalam penjelasannya, Risdaniaty merinci penggajian guru honornya di SD Negeri 107405 Sei Rotan yang mencakup 8 orang guru dan petugas kebersihan. Rincian gaji tersebut antara lain :
1). Guru Agama Kristen : Rp. 200.000.
2). Operator : Rp. 2.000.000.
3). Penjaga Kebersihan : Rp. 1.050.000.
4). Guru Honor : Rp. 800.000.
Namun, penggajian yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 107405 Sei Rotan tersebut dirasa aneh, mengingat total pembayaran untuk 8 guru honor, operator, dan petugas kebersihan hanya mencapai sekitar Rp 8.850.000.
Berdasarkan data yang beredar penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) per tahap, jumlah gaji untuk seluruh guru honornya di SD Negeri 107405 Sei Rotan tak tetap alias berubah-ubah diantara Rp. 30 Juta hingga Rp. 50 Jutaan.
Risdaniaty menjelaskan bahwa pembayaran gaji honornya hanya dilakukan setelah pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kalau keluar Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) baru dibayarkan, kalau belum keluar ya belum gajianlah,” ungkap Risdaniaty.(***)





