Banda Aceh | 1kabar.com
Ketua Daerah Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (Komda LP-KPK) Aceh Ketua Eksekutif Ibnu Khatab, Minta Pimpinan BSI Bank Syariah Indonesia KC Aceh Diponegoro Evaluasi Kinerja Pegawai Dibagian Customer Service CS tak Profesional Saat Lakukan Pelayanan Terhadap Nasabah.
Pernyataan Ketua Eksekutif Komda LP-KPK Aceh Ibnu Khatab, mengatakan bahwa cara pelayanan karyawan BSI terhadap nasabah buat kecewa. pada media hari ini Jum’at tanggal 29-07-2022.
Menurut Ketua Komda LP-KPK Aceh Ibnu. diduga BSI Bank Syariah Indonesia KC Aceh Diponegoro Kecewakan banyak Nasabah dan dinilai Lambatnya pelayanan terhadap nasabah, diminta kepada kepala kantor cabang BSI untuk dilakukan Evaluasi kinerja. Kedepan Supaya nasabah tidak kecewa, ketika sistem mengalami of line dan pihak nasabah dapat memakluminya.
Sebut, Ibnu Khatab juga termasuk salah satu nasabah kecewa yang rencananya ingin berkoordinasi tentang saldo yang keliru sesudah dia Lakukan penyetoran lewat ajungan Setoran Tunai, akhirnya dengan pihak pelayanan Tidak Sempat Dilayani melalui Customer Service CS dengan nomor antrian cs 775. 29-07-2022, pukul 2.23;07 PM belum terpanggil hingga Harus pulang. Ujarnya
Lanjut Ibnu Khatab, sempat naik emosi disebabkan ia tidak terlayani hari ini oleh pihak petugas BSI, hingga berkali-kali mempertanyakan kepada Satpam kenapa CS tidak melakukan pelayanan terhadap nasabah, satpam menjawab bahwa sistem Sedang mengalami Of line. Katanya
Kemudian, Ibnu Khatab juga mengatakan kepada salah satu anggota satpam, kalau seperti ini cara pelayanan terhadap nasabah oleh pihak karyawan BSI. nasabah bukan malah bertambah, malahan nasabah bisa berkurang dan lari dari BSI ini. Terangnya
“Harapannya Ibnu Khatab, meminta kepada bapak Pimpinan Kantor Camat BSI Aceh Dipenegoro dapat membimbing Karyawan supaya cerdas dalam melayani nasabah, kalau alasannya Yang dikembangkan Sistem Perbankkan Mengalami Of line dan atau Error bukan alasan”.
Kesannya, Perlunya untuk di ketahui bahwa masyarakat atau nasabah tidak percaya atas kejadian dimaksud, uang yang disimpan pada BSI adalah uang pribadi dan pahak Bank hanya pengelolaan keuangan saja. Tuturnya (Red)





