1.Kabar.Com
Aceh//Langsa – Senyum merekah di wajah Putri, siswi kelas 5 SD Negeri 3 Langsa. Ia memeluk seragam baru berwarna merah putih yang baru saja diterimanya dari Wali Kota Langsa. Di sampingnya, sang ibu tampak tak kuasa menahan haru. “Kalau bukan karena ini, saya mungkin belum bisa beli seragam baru tahun ini,” ucapnya pelan.
Momen haru seperti ini menyelimuti sejumlah sekolah di Kota Langsa, Jumat (11/07/2025), saat Pemerintah Kota Langsa memulai distribusi 17.517 pasang seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Langsa. Program ini merupakan wujud nyata dari visi LANGSA JUARA, yang menjadi komitmen kuat Wali Kota Jeffry Sentana S. Putra, SE dan Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST.

Penyerahan dilakukan secara simbolis. Wali Kota Langsa mengunjungi SD Negeri 1, SD Negeri 3, SD Negeri 5, SD Negeri 11, serta SMP Negeri 1, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 9. Sementara itu, Wakil Wali Kota hadir di SMP Negeri 5, SMP Negeri 2, SD Negeri 3, SD/SMP Muhammadiyah, dan SD IT Almarhamah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, M.Pd, Kadis Kominfo Muzammil, SSTP, MSP, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sofyan Hamid, para guru, dan para wali murid.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jeffry menyampaikan pesan tegas: tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apapun dari program ini. Ia juga melarang penjualan seragam batik, olahraga, atau pramuka oleh sekolah.
“Semua yang kami bagikan ini GRATIS. Tidak ada biaya tambahan. Dan saya tegaskan, tidak boleh ada lagi penjualan baju seragam apa pun di sekolah. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah yang berpihak kepada rakyat,” ujar Jeffry disambut tepuk tangan para wali murid.
Tak hanya sebagai simbol pendidikan, seragam ini juga menjadi penyemangat. “Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan penuh percaya diri, tanpa terbebani biaya. Setiap tahun, kami akan terus menyalurkan program ini sampai akhir masa jabatan,” tambah Wakil Wali Kota Haikal.
Adapun rincian seragam yang dibagikan:
Jenjang SMP Negeri/Swasta: 5.864 pasang
Kelas 1–2: 4.771 pasang
Kelas 3 (kategori PIP, yatim/piatu, kurang mampu): 1.093 pasang
Jenjang SD Negeri/Swasta: 11.653 pasang
Kelas 1–5: 10.842 pasang
Kelas 6 (kategori PIP, yatim/piatu, kurang mampu): 811 pasang

Program ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Bagi banyak keluarga, kebijakan ini adalah angin segar, terutama menjelang tahun ajaran baru. Selain mengurangi beban ekonomi, bantuan ini juga membuka ruang keadilan pendidikan bagi semua anak.
“Ini bukan sekadar seragam, tapi bentuk nyata keberpihakan pemerintah. Terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Program seperti ini patut diteruskan,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Langsa hari itu tak hanya membagikan kain seragam, tapi juga menguatkan tekad, membuka masa depan, dan menyulam harapan pada tiap anak negeri—bahwa sekolah adalah hak semua, bukan beban bagi siapa pun ( : )
( wan atjeh )





