Berita Terkini

Listrik Padam Jelang Tarawih, “Penyakit Lama” PLN di Langsa Kambuh Saat Ramadhan

235
×

Listrik Padam Jelang Tarawih, “Penyakit Lama” PLN di Langsa Kambuh Saat Ramadhan

Sebarkan artikel ini

Langsa | 1kabar.com — PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan warga di Kota Langsa, Aceh. Pemadaman listrik yang terjadi ba’da Magrib menjelang Isya hingga waktu pelaksanaan salat tarawih memicu keluhan masyarakat. Peristiwa ini dinilai sebagai “penyakit lama” yang kembali kambuh setiap memasuki bulan suci Ramadhan.

Sejumlah wilayah di Kota Langsa dilaporkan mengalami pemadaman mendadak pada waktu krusial, saat umat Muslim bersiap melaksanakan ibadah salat Isya dan tarawih. Kondisi tersebut membuat aktivitas rumah tangga terganggu, mulai dari persiapan ke mesjid,  hingga pelaksanaan ibadah berjamaah di masjid dan meunasah.

Baca juga Artikel ini  PERBATI Sumut Kirim Empat Atlet ke Kejurnas Jakarta, Tiga Raih Medali

Salah seorang warga Gampong PB Teungoh yang ditemui 1kabar.com mengungkapkan kekecewaannya.
“Kenapa setiap bulan puasa listrik selalu bermasalah? Seolah-olah ini sudah jadi langganan tiap Ramadhan,” ujarnya.

Menurutnya, pemadaman yang terjadi pada jam-jam ibadah sangat merugikan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan lansia yang membutuhkan penerangan memadai untuk beraktivitas di malam hari. Ia berharap ada antisipasi khusus dari pihak PLN selama bulan Ramadhan, mengingat lonjakan kebutuhan listrik sudah menjadi pola tahunan yang bisa diprediksi.

Baca juga Artikel ini  Perayaan HUT ke-26 APKASI, Akan Jadi Momentum Strategis untuk Angkat Nama Deli Serdang ke Tingkat Nasional

Hingga berita ini ditayangkan, Humas PLN Langsa belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan redaksi 1kabar.com melalui nomor WhatsApp resmi yang biasa digunakan untuk komunikasi media.
Publik kini menunggu penjelasan resmi terkait penyebab pemadaman tersebut, termasuk langkah antisipasi agar gangguan serupa tidak terus berulang setiap Ramadhan. Warga berharap PLN tidak hanya responsif saat terjadi gangguan, tetapi juga proaktif memastikan pasokan listrik stabil, terutama pada momentum ibadah yang sakral bagi umat Muslim. (Cp)