BeritaPendidikan

Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 26 Unimal Membantu Balai Pengajian Anak Di Desa Kuala Sebagai Tenaga Pengajar 

125
×

Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 26 Unimal Membantu Balai Pengajian Anak Di Desa Kuala Sebagai Tenaga Pengajar 

Sebarkan artikel ini

Aceh Utara | 1kabar.com

Dalam kegiatan tersebut Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) angkatan ke-36 Unimal, membantu sebagai tenaga pengajar untuk anak-anak di salah satu balai pengajian anak yang ada di desa Kuala, Kec Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Dalam hal ini bisa meningkatkan semangat anak-anak desa Kuala untuk belajar agama.

Kegiata mengajar ini dilakukan 4 kali dalam seminggu yaitu pada hari senin-kamis selama waktu KKN berlangsung, balai pengajian ini terdiri dari anak-anak tingkat TK dan SD dalam kegiatan ini merpakan upaya untuk mengajarkan anak perilaku sopan santun, belajar membaca Iqra’, membaca ayat” pendek serta mengembangkan bakat atau kemampuan anak di bidang agama serta meningkatkan semangat anak-anak desa Kuala untuk belajar agama.

Baca juga Artikel ini  Muscamlub DPK BKPRMI Lubuk Pakam Ricuh, Diduga Sarat Kecurangan

Ustadz Nazar selaku guru pengajar, mengucapkam terimakasih kepada mahasiswa KKN karena bisa datang di balai pengajian kami ini, dengan kehadiran adek-adek mahasiswa ini anak-anak di pengajian ini sangat senang dan bersemangat ingin belajar bersama kalian.

Baca juga Artikel ini  Irjenpol Abdul Karim Kadiv Propam Layak Ditunjuk Kapolri Menjadi Kapolda Jatim Pengganti Irjenpol Imam Sugianto

Bendi Candra Salah satu mahasiswa KKN kelompok 26, mengungkapkan, “kami mahasiswa KKN berharap selama kami di desa Kuala kami bisa membantu tenaga pengajar di balai pengajian ini sehingga bisa memberikan ilmu yang bermanfaat kepada anak-anak di pengajian ini dalam meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap agama”.

Baca juga Artikel ini  Kapolrestabes Medan Pimpin Apel Pagi Beri Penghargaan Kepada 27 Personel Berprestasi

Diharapkan kedepanya anak-anak desa Kuala semakin rajin dan giat dalam belajar serta mengaji sehingga waktu anak-anak tidak habis untuk bermain saja, sehingga dapat meningkatkan potensi anak-anak di desa Kuala dalam bidang keagamaan.