MEDAN | 1kabar.com
Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Keuangan Negara (MPKN) menggelar aksi demonstrasi di Mapolda Sumatera Utara pada Kamis (06/02/2025). Mereka menuntut Polda Sumatera Utara segera mengumumkan status kasus dugaan Korupsi dalam Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun 2023.
Koordinator aksi, Azwar Siregar, menegaskan bahwa kasus tersebut yang diduga penuh dengan kecurangan dan meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aktor-aktor intelektual yang terlibat. Ia juga mempertanyakan sejauh mana proses pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Polda Sumatera Utara.
Saat aksi berlangsung, Personel Ditreskrimsus Polda Sumut Subdit 3, Ipda. Frisco Sinaga, berusaha memberikan penjelasan. Namun, massa menolak dan meminta penjelasan langsung dari Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) atau Kasubdit 3.
Demonstrasi yang berlangsung selama tiga jam tersebut tidak membuahkan jawaban dari Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara. Kecewa dengan ketidak jelasan informasi, Mahasiswa akhirnya membubarkan diri dengan ancaman akan kembali menggelar aksi jika kasus ini tidak segera diungkap ke publik.
Terpisah, Kasubid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, Kompol. Siti Rohani Tampubolon, menyatakan akan berkoordinasi dengan Ditreskrimsus terkait tuntutan Mahasiswa.
“Saya klarifikasi dulu, ya,” ujarnya singkat.(***)





