BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPendidikanPolriTNI

Pemkab Deli Serdang Junjung Tinggi Nilai-Nilai Keadilan, Kesetaraan dan Toleransi : Perayaan Hari Waisak 2569 BE/2025 M Jadi Momentum Pererat Kerukunan Bagi Seluruh Umat Beragama

139
×

Pemkab Deli Serdang Junjung Tinggi Nilai-Nilai Keadilan, Kesetaraan dan Toleransi : Perayaan Hari Waisak 2569 BE/2025 M Jadi Momentum Pererat Kerukunan Bagi Seluruh Umat Beragama

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang selalu menjunjung tinggi prinsip nilai-nilai keadilan, kesetaraan dan teleransi bagi seluruh umat beragama. Semua warga masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama dalam menjalankan keyakinannya serta merayakan hari besar keagamaannya.

Hari Raya Waisak merupakan momen suci dan penuh makna bagi Umat Buddha diseluruh dunia, termasuk di Kabupaten Deli Serdang.

“Tidak ada perbedaan perlakuan, semua dihormati dan semua dilindungi. Inilah wujud nyata semangat Pancasila yang terus kami jaga dan hidupkan bersama. Itulah pula semangat yang kami bawa dalam setiap langkah pembangunan daerah dalam mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, H. Timur Tumanggor, S.Sos., MAP mewakili Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, pada Perayaan Waisak 2569 BE/2025 M Bersama se-Kabupaten Deli Serdang di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Kecamatan Lubuk Pakam, Minggu (08/06/2025).

Namun, visi tersebut tidak bisa dicapai hanya oleh Pemerintah. Dibutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk Umat Buddha, untuk bersama-sama membangun Deli Serdang yang inklusif, harmonis, dan berdaya saing.

Baca juga Artikel ini  Kasad Apresiasi TMMD ke-124 di Asahan : Rampungkan Sejumlah Sasaran Pembangunan

“Nilai-nilai kemanusiaan, cinta kasih, dan semangat gotong royong yang telah diajarkan merupakan bekal berharga dalam menciptakan pembangunan yang adil dan bermartabat,” harap Sekda.

Sekda meminta, peringatan Waisak tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga untuk merenungkan kembali nilai-nilai luhur tentang cinta kasih, kasih sayang, kebijaksanaan, dan kedamaian batin yang menjadi landasan dalam membentuk pribadi yang baik dan bermanfaat bagi sesama.

“Dalam suasana penuh kedamaian ini, mari perkuat niat dan tekad untuk menjadi pribadi yang semakin bijaksana, rendah hati, dan welas asih, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” harap Sekda.

Waisak juga merupakan saat yang tepat untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri, meninjau kembali perjalanan hidup yang telah dilalui, memperbaiki pikiran, ucapan, dan perbuatan agar senantiasa selaras dengan jalan kebenaran.

Lebih dari itu, perayaan Waisak juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga keselarasan dan keharmonisan hidup bersama di tengah keberagaman.

Masyarakat diajak untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati, saling membantu, dan hidup berdampingan secara damai, tanpa memandang perbedaan Agama, Suku, maupun Budaya.

“Inilah nilai-nilai universal yang menjadi kekuatan Bangsa kita, sekaligus menjadi bekal penting dalam memperkuat persatuan, menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, serta membangun masa depan Kabupaten Deli Serdang yang religius dan rukun dalam kebhinekaan,” jelas Sekda.

Baca juga Artikel ini  Ketua Musga Langsa: Qurban Ini Wujud Kebersamaan dan Iman

Sekda mengajak seluruh Umat Buddha, khususnya di Kabupaten Deli Serdang, untuk menjadikan peringatan Waisak tersebut sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama, di mana nilai toleransi, semangat gotong royong, welas asih dan keimanan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan pembangunan Deli Serdang yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Semoga perayaan Waisak Tahun ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua,” tutup Sekda.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, H. Rakhmadsyah, SH mengajak seluruh masyarakat, khususnya Umat Buddha, untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga kerukunan, membangun semangat gotong royong, serta menciptakan kehidupan yang adil, damai, dan sejahtera.

“Kami di DPRD Kabupaten Deli Serdang juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang mempererat persaudaraan antarumat beragama, termasuk acara Waisak bersama ini yang telah menjadi simbol persatuan dan kebersamaan,” ucapnya.

H. Rahmadsyah juga mengingatkan, Deli Serdang dibangun dari persatuan dan keberagaman. Semboyan Bhineka Perkasa Jaya akan terus berkibar di sanubari setiap insan, baik Aparatur Pemerintah, Pejabat, Tokoh dan seluruh Masyarakat Deli Serdang.

Baca juga Artikel ini  Peringati Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, DPC PKB Kota Medan Sembelih Dua Ekor Sapi Hewan Kurban Dibagikan kepada Masyarakat dan Kader PKB

“Mari kita rawat, kita jaga dan wujudkan kehidupan yang harmoni dan damai di Kabupaten Deli Serdang,” ajaknya.

Ketua Komunitas Sekolah Minggu Buddha Deli Serdang yang juga Ketua Panitia, Yenni, S.Pd dalam penyampaiannya menuturkan, perayaan Waisak tersebut dihadiri 1.000 orang dan dirangkai dengan beragam kegiatan.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Deli Serdang, (dr. H. Asri Ludin Tambunan) dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang telah membantu dan mensupport perayaan Waisak ini,” tuturnya.

Hadir pula di perayaan itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hasyim, SE, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Deli Serdang; Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, SAg., MPd; Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), H. Waluyo; yang Mulia, Bhikkhu Dharma Virya Mahasatvira; Tokoh Tamil Deli Serdang, Rames Kumar, SAg., MPd; Ketua Yayasan Lokapala Dharma/Vihara Buddha Loka Greenhill Sibolangit, Edi Darwin; Ketua Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Kabupaten Deli Serdang, Judhi (Asen) dan lainnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *