BeritaPolri

Pencegahan Paham Intoleran, Radikalisme, dan Terorisme: Sosialisasi oleh Tim Densus 88 di Aceh

434
×

Pencegahan Paham Intoleran, Radikalisme, dan Terorisme: Sosialisasi oleh Tim Densus 88 di Aceh

Sebarkan artikel ini

1,Kabar,Com.
Aceh// Langsa– Dalam upaya mencegah paham intoleran, radikalisme, dan terorisme, Tim Densus 88 Anti Teror Satgaswil Aceh Polri mengadakan acara sosialisasi di jalan syah kuala gampong jawa muka II Langsa”pada rabu.19/02/2025,

“Acara ini dihadiri oleh” PJ geucik gampong jawa Ibrahim Jakfar SE, kaur perencanaan gampong jawa,kaur keuangan gampong jawa,sekdes gampong jawa,Bendahara gampong jawa,seluruh Kadus gampong jawa,Babinsa,Babinkamtibmas,dan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama  gampong jawa, seluruh kepemudahan gampong jawa,dan perwakilan lembaga pendidikan lainnya,

“Dalam sambutannya, Ipda Juliadi, S.H. selaku editor dan koordinator acara, menyampaikan”pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menangkal paham-paham yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Baca juga Artikel ini  Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, H. Hamdani Syahputra Serap Aspirasi Warga dalam Reses di Kecamatan Lubuk Pakam

“Radikalisme dan intoleransi bukan hanya masalah keamanan, tetapi juga masalah sosial yang membutuhkan perhatian dan tindakan bersama,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang bahaya paham radikal dan terorisme serta cara-cara untuk mencegah penyebarannya. Dalam presentasinya, Ipda Juluadi SH”menjelaskan bahwa paham intoleran sering kali muncul dari kurangnya pemahaman dan adanya salah tafsir terhadap ajaran agama. “Kita harus meningkatkan literasi keagamaan dan menjalin dialog antarumat beragama,” katanya.

Salah satu fokus utama dalam sosialisasi ini adalah memberikan informasi tentang modus operandi kelompok radikal dan bagaimana masyarakat  gampong jawa,dapat mengenali ciri-ciri potensi radikalisasi di lingkungan gampong ini,dari tim Satgawil Aceh polri Densus 88 anti teror juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Baca juga Artikel ini  Primkop Kartika Karya Musara Kodim 0106/Ateng Gelar RAT Tutup Buku Tahun 2024

Selain paparan materi, acara ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dari beberapa Kadus,dan Tokoh Agama, ada berapa pertanyaan yang di lontarkan,untuk dan berbagi pengalaman tentang tantangan yang dihadapi dalam mencegah intoleransi di masyarakat. Ini menjadi momen yang berharga untuk membangun kesadaran kolektif dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan.

“Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam pencegahan terorisme. Kami berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat gampong jawa ini menjadi lebih peka terhadap bahaya yang mengancam dan ikut serta dalam menjaga kedamaian,” kata Ipda Juliadi, S.H.

Baca juga Artikel ini  Raih Prestasi di Kejurnas LBB, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Apresiasi Tim Paskibra MAP Negeri 4 Binaan Perwosi Sumut

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara peserta untuk menjaga toleransi dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Diharapkan, langkah-langkah ini dapat memberikan dampak positif dan mencegah berkembangnya paham-paham intoleran yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Aceh semakin waspada dan proaktif dalam upaya pencegahan paham-paham yang dapat mengancam kehidupan sosial, serta menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di daerah ini.”

NS: DSS 88
(Wan Atjeh)