BeritaDaerah

Peusijuk Mustafa Keuchik terpilih di Geudong-Geudong Bireuen

150
×

Peusijuk Mustafa Keuchik terpilih di Geudong-Geudong Bireuen

Sebarkan artikel ini

Bireuen | TribuneIndonesia.com

Prosesi “tradisi Peusijuk” ( tepungtawar)yang dilakukan Imum Gampong Tgk. Syuib dan masyarakat Geudong -Geudong terhadap Mustafa Hamzah selaku Keuchik terpilih dan Isterinya Rabu (1/10) ba’da Shalat Insya di Posko pemenangan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah karena harapannya telah tercapai dan sangat mengharukan dan khusyuk.

Hadir pada acara itu para masyarakat dan tokoh adat setempat, dan mayoritas para kaum ibu, yang antusias ingin menyaksikan prosesi peusijuk pemimpin baru mereka.

Tradisi Peusijuek merupakan prosesi adat istiadat yang dilakukan diberbagai kegiatan tertentu dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Baca juga Artikel ini  Rakor Lintas Lembaga di Polda Sumut : KPK, BPK, BPKP, dan Polri Perkuat Kolaborasi Berantas Korupsi di Sumatera Utara

Dalam tradisi ini tokoh adat atau pemuka agama menaburkan tepung tawar kepada hadirin yang mengikuti ritual ini.

Peusijuk ini mengandung nilai-nilai keagamaan, sosial dan budaya yang kuat.

Teungku Imum dan masyarakat menyampai kan, selamat kepada Mustafa alias Nyak Muh Keuchik terpilih, yang merupakan amanah untuk mengemban tugas baru, semoga kehadirannya sebagai jembatan antara pemerintah gampong dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu pula Keuchik Mustafa mengajak masyarakat bersama-sama membangun gampong , lebih maju dan sejahtera.

Baca juga Artikel ini  Program UHC Prioritas Berobat Gratis Sumut Berkah Resmi Diluncurkan Sejalan dengan Deli Serdang Sehat

Tgk. Imum memimpin prosesi peusijuk (menepung tawari) bagi keuchik merupakan ritual adat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus memohon keselamatan, keberkahan, dan kelancaran bagi keuchik yang akan mengemban tugasnya.

Peran Tgk. Imum dalam prosesi peusijuek memimpin doa   untuk memohon restu dan kelancaran bagi keuchik terpilih dalam memimpin gampong (desa).

Melakukan ritual tepung tawar Tgk. Imum menaburkan tepung tawar yang telah diracik dari berbagai bahan simbolis, seperti nasi ketan, beras, dan dedaunan khusus, kepada keuchik.

Tindakan ini melambang kan niat untuk “mendinginkan” dan menenangkan hati, serta memberikan aura positif.

Baca juga Artikel ini  Surat kepada Presiden Prabowo: Harapan Terakhir dari Balik Jeruji

Sementara sebelumnya seusai pemilihan pada Sabtu (27/9) lalu dan Mustafa Hamzah meraih suara terbanyak, malamnya langsung Dipeusijuk oleh yang mulia Pimpinan Dayah Darul Inayah Geudong- Geudong / Geudong Alue Tgk. Syech Marhaban. sebagai ungkapan rasa syukur atas kemenangan sebagaimana diungkapkan oleh keuchik terpilih Mustafa Hamzah saat menggelar acara syukuran atas terpilihnya dirinya menjadi Keuchik Gampong Geudong.

Syukuran diawali dengan menepung tawar serta doa bersama serta Zikir atas kemenangan menjadi Keuchik. ( Nurdin Ismehram)