BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPolriTNI

Polda Sumut Gelar Apel Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis

140
×

Polda Sumut Gelar Apel Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Toba 2026,” di Lapangan KS Tubun Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Senin (02/02/2026).

Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan lalu lintas yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Amanat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol). Whisnu Hermawan Februanto, dibacakan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera (Wakapolda Sumut), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol). Sonny Irawan. Dalam amanatnya, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) menekankan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) merupakan kebutuhan mendasar yang harus dirasakan seluruh masyarakat sebagai pengguna jalan.

Baca juga Artikel ini  Sekretariat DPRD Kota Medan Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan, terlebih dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” demikian amanat Kapolda Sumut yang dibacakan Wakapolda Sumut.

Kapolda Sumut juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh Personel Polda Sumatera Utara dan Jajaran, serta Instansi terkait, atas sinergi dan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan operasi tersebut.

Dalam amanatnya, disampaikan pula bahwa kinerja penegakan hukum lalu lintas Polda Sumatera Utara sepanjang Tahun 2025 menunjukkan tren yang positif. Jumlah pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tilang turun dari 140.145 kasus menjadi 75.454 kasus atau menurun sebesar 46,2 persen. Sementara itu, total pelanggaran lalu lintas secara keseluruhan turun 23,4 persen.

Baca juga Artikel ini  Sinergi Pusat dan Daerah, Wakil Presiden RI Tiba di Sumut dalam Rangka Kunjungan Kerja Menuju Terdampak Bencana ke Kabupaten Aceh Tamiang-Provinsi Aceh

Penurunan tersebut juga diikuti dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas sebesar 4,6 persen serta penurunan korban meninggal dunia hingga 10,4 persen. Capaian ini dinilai sebagai hasil dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Operasi Keselamatan Toba 2026 dilaksanakan sejalan dengan program global Decade of Action for Road Safety 2021–2030 yang menargetkan penurunan fatalitas kecelakaan lalu lintas hingga 50 persen. Pelaksanaannya mengacu pada lima pilar keselamatan jalan, mulai dari manajemen keselamatan, infrastruktur jalan, kendaraan, perilaku pengguna jalan, hingga penanganan pasca kecelakaan.

Sebanyak 2.023 Personel dilibatkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 Personel Satgas Polda Sumatera Utara dan 1.923 Personel Satgas Polres/Polresta/Polrestabes Jajaran. Sasaran operasi meliputi pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu Kamseltibcarlantas.

Baca juga Artikel ini  Bupati Deli Serdang Dukung Penuh "GREAT Campaign" Fathin Naufal di Grand Final Duta Pelajar Anti Narkoba Sumut 2026

Kapolda Sumut juga menegaskan agar seluruh Personel mengedepankan pendekatan yang tegas namun humanis, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menghindari segala bentuk pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan tugas.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Junjung tinggi integritas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Melalui Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumatera Utara berharap dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta memberikan dampak positif bagi keselamatan dan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Utara.(***)