MEDAN | 1kabar.com
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengimbau kepada para pemudik agar menggunakan pemudik yang menggunakan sepeda motor menjadi alternatif kendaraan terakhir untuk mudik.
“Kami harapkan masyarakat yang menggunakan moda transportasi sepeda motor lebih hati-hati,” ujar Kepala Polda Sumatera Utara, Inspetur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi di Medan, Rabu (03/04/2024).
Agung melanjutkan bahwa para pemudik yang mengunakan sepeda motor untuk mudik memiliki konsekuensi yang cukup riskan.
Mengingat jalur di Sumatera Utara ini memiliki geografis perbukitan seperti ke Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, Kabupaten Langkat, Kabupaten Mandailing Natal, kawasan Danau Toba dan lain-lain. Di antara kawasan itu, memiliki kerawanan pada longsor.
Selain itu, untuk jalur timur seperti ke Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Batubara dan lain-lain dengan kepadatan yang cukup tinggi di jalan tersebut.
“Untuk itu, gunakan sarana umum terlebih dahulu, sepeda motor jadi alternatif saja,” ucapnya.
Jenderal bintang dua ini menambahkan pihaknya telah menyiapkan pos di titik rute arus mudik yang dapat di. gunakan para pemudik yang menggunakan sepeda motor tersebut.
“Kami juga mengimbau agar masyarakat yang mudik agar memastikan rumah di kunci dengan baik, listrik di pergunakan seperlunya mau pun kompor gas di cek kembali,” kata Agung.
Polda Sumatera Utara juga mengantisipasi 60 lokasi titik kemacetan di antarnya kawasan Kota Medan, Kabupaten Langkat, Pelabuhan Belawan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Kota Pematang Siantar.
Kemudian, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Batubara, Kota Binjai, Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Humbahas, Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba, Sidimpuan dan Sibolga.(Redaksi/Humas/Zulkarnain.Lubis)




