BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwaPolri

Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki yang Dikirim Melalui Driver Ojek Online di Medan Timur, Dua Orang Pelaku Diamankan dan Kedua yang Merupakan Abang Beradik

195
×

Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki yang Dikirim Melalui Driver Ojek Online di Medan Timur, Dua Orang Pelaku Diamankan dan Kedua yang Merupakan Abang Beradik

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang dikirim melalui driver ojek online (Ojol) di Kecamatan Medan Timur, Kota Medan pada, Kamis 8 Mei 2025 pagi. Dalam kasus ini dua orang diamankan dan kedua merupakan abang beradik.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang terkait kasus ini. Kedua pelaku yang diamankan adalah seorang Wanita berinisial NH (21) dan seorang Pria berinisial R (24), yang ternyata merupakan kakak beradik.

Baca juga Artikel ini  Oknum Panitera Pengganti Diduga Tidak Koperatif, LBH Medan Surati Ketua Pengadilan Negeri Medan Tentang Kasus Perintangan Peliputan Seorang Wartawan di Pengadilan Negeri Medan

Keduanya yang diduga kuat sebagai pihak yang memesan driver ojek online untuk mengirimkan paket berisi jasad bayi tersebut.

“Hari ini Satuan Reserse Kiriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Medan bersama dengan Polsek Medan Timur sudah mengungkap kasus tersebut. Dan sudah mengamankan dua orang yang memesan driver ojek online untuk mengirim paket yang berisi jasad bayi,” ucap Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan dalam keterangan persnya, seperti yang dilansir dari viral24.co.id, pada Jumat (09/05/2025) sore.

Baca juga Artikel ini  Nasabah Penunggak Kredit di PT BPRS Kembalikan Pinjaman ke Kejari Bireuen

Kata Kapolrestabes Medan bahwa saat ini Polisi masih menunggu hasil Scientific Investigation untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi yang saat dipaketkan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan pengakuan NH, ia melahirkan bayinya seorang diri disebuah barak di Tambunan Sicanang, Belawan, pada 3 Mei 2025. Bayi tersebut kemudian sakit pada 7 Mei 2025 dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Delima Simpang Martubung.

Baca juga Artikel ini  Hari Pertama Dibuka BaliSpirit Festival 2025- Dengan Semangat dan Spiritualitas

Dokter mendiagnosis bayi kekurangan gizi akibat prematur dan menyarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Pringadi Medan. Namun, NH takut karena tidak memiliki identitas keluarga dan membawa bayinya kembali ke barak.(***)