1.Kabar,Com
Aceh//Langsa – Dalam rangka meringankan beban masyarakat selama bulan suci Ramadhan,1446 H,- 2025 M. PTPN IV Regional VI Langsa menggelar pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Syahriadi Siregar, didampingi oleh Kabag Sekretaris dan Hukum Sarjani, serta diselenggarakan melalui Kasubag Humas Muhammad Feriansyah,pada kamis ( 20/03/2025)
Pasar murah pada hari yang berlangsung di Lokasi Lapangan Bola Kaki kebun Lama Pondok pabrik Langsa, dan besok akan dilanjutkan Ke PTPN PKS Seumentok akan mendapat pengamanan ketat dari Asisten TJSL Nurzaitun bersama Humas Protokoler Maimun SE serta melibatkan para karyawan PTPN IV Regional VI Langsa.
Dalam kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Minyak goreng dijual dengan harga Rp15.000 per liter, sementara gula pasir dibanderol Rp14.700 per kilogram.
“Menurut Syahriadi Siregar, kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama diproduksi PTPN group Region Heard dan PTPN IV Regional VI Langsa, terhadap kepedulian kepada masyarakat sekitar. “Kami berharap pasar murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di bulan suci Ramadhan 14446 H,-2025 M,yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang sejak pagi hari. Seorang warga,Suryani,” mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya pasar murah ini. “Harga-harga di pasar sedang naik, jadi dengan adanya pasar murah dari PTPN IV ini sangat membantu kami, terutama menjelang Lebaran,disamping itu,Semoga saja PTPN IV Rsgional VI Langsa semakin jaya terus
Untuk peduli dengan masyarakat
Kota Langsa” katanya,
“Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PTPN IV. Ke depan, perusahaan berencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa guna membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar dan mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat.”
( Wan Atjeh)





