Mandailing Natal | 1kabar.com
Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Intelektual (FMI) Kabupaten Mandailing Natal menggelar aksi demonstrasi Jilid II di depan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal, pada Selasa, 8 Juli 2025, guna menyuarakan keresahan mereka terhadap aktivitas hiburan malam yang dinilai meresahkan warga masyarakat sekitar.
Aksi dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dengan massa aksi membawa poster dan spanduk bertuliskan, “Tutup Tempat Hiburan Malam Ilegal,” “Satpol PP Harus Tegas, serta “Selamatkan Generasi Muda dari Dampak Negatif Hiburan Malam.”
Koordinator aksi, Alam Syamsir, dalam orasinya menekankan bahwa banyak tempat hiburan malam yang melanggar aturan jam operasional, dan tidak mengantongi izin resmi, serta menjadi sumber keributan, dan potensi penyalahgunaan Narkoba, serta prostitusi.
“Kami sudah berulang kali melaporkan, dan tapi sampai sekarang belum ada tindakan tegas. Masyarakat sudah resah, dan apalagi aktivitas itu berlangsung dekat permukiman warga masyarakat,” ucap Alam Syamsir.
Massa aksi juga menuntut Satpol PP Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal agar tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban, dan segera menutup tempat-tempat hiburan malam yang terbukti melanggar aturan.
Kasatpol PP Kabupaten Mandailing Natal akhirnya menerima massa aksi. Dalam pertemuan tersebut, Kasat Satpol PP Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan dalan waktu 3 Bulan akan menyegel hiburan malam yang melanggar aturan, dan menindaklanjuti laporan sejumlah lokasi hiburan malam yang disebut dalam tuntutan.
“Kasatpol PP Kabupaten Mandailing Natal juga menyampaikan mengajak seluruh Elemen Mahasiswa dan Masyarakat untuk menjauhi kegiatan yang melanggar norma-norma Agama,” katanya.
Aksi berjalan damai dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Massa membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan pernyataan sikap secara tertulis kepada pihak Satpol PP Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.
“Mahasiswa juga menyampaikan jika tuntutan tidak ditindak lanjuti meraka akan menggelar aksi unjuk rasa jilid 3 dengan massa yang lebih banyak,” tegasnya.(1kabar.com/Madina)





