BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwaPolri

Puluhan GMNI Sumut Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mapolda Sumut, Soroti Kepemimpinan Kapolda Sumut yang Dinilai Lemah dalam Tangani Sejumlah Kasus di Polres Labuhan Batu dan Polres Nias

239
×

Puluhan GMNI Sumut Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mapolda Sumut, Soroti Kepemimpinan Kapolda Sumut yang Dinilai Lemah dalam Tangani Sejumlah Kasus di Polres Labuhan Batu dan Polres Nias

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Puluhan Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, pada Rabu (19/03/2025). Mereka menyoroti kepemimpinan Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, yang dinilai lemah dalam menangani sejumlah kasus di Polres Labuhan Batu dan Polres Nias.

Baca juga Artikel ini  Jelang Mudik Lebaran, Gubernur Sumut Bobby Nasution Pastikan Batu Jomba Bisa Dilintasi

Ketua aksi, Paulus Peringatan Gulo, mengungkapkan bahwa di Polres Labuhan Batu beredar dugaan adanya setoran Uang dari bandar Narkoba kepada Kapolres Labuhan Batu, Benhard L. Malau. Selain itu, ia juga menyoroti lemahnya pemberantasan Narkoba di Kepulauan Nias, yang justru lebih banyak ditangani oleh TNI Angkatan Laut dan Angkatan Darat ketimbang pihak Kepolisian.

Baca juga Artikel ini  Selamat Datang Jenny 86 Di Kota Langsa Pebisnis Muda Dan Konten Creator.

“Kami mempertanyakan kinerja Kapolda Sumut. Apakah hanya sekadar asal Bapak senang. Di Kabupaten Labuhan Batu ada dugaan setoran bandar Narkoba, tapi Kapolda Sumut bilang tidak terbukti. Begitu juga di Kabupaten Nias, Kapolresnya tidak jelas bekerja,” kata Paulus dalam orasinya.

Massa GMNI mengancam akan menggelar aksi serupa di seluruh DPC dan Polres di Sumatera Utara jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.

Baca juga Artikel ini  Tim Gabungan TNI-Polri Gerebek Barak Narkoba di Jermal XV, Gang Dojo dan Gang Kasih, 13 Pelaku Diamankan

Perwakilan Mahasiswa sempat diterima oleh Kasubdit 1 Ditkrimsus Polda Sumut. Namun, mereka kecewa karena hingga pukul 15.00 WIB, mereka tidak berhasil bertemu langsung dengan Kapolda Sumut.

“Mereka hanya bilang akan mengkomunikasikan ke Kapolda Sumut,” pungkas Paulus.(***)