BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Puluhan Massa AMSU-RINDRA Minta Zakky Shahri Dicopot dari Jabatannya sebagai Ketua DPRD dan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Deli Serdang, Tidak Miliki Sikap Sejalan dengan Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto

263
×

Puluhan Massa AMSU-RINDRA Minta Zakky Shahri Dicopot dari Jabatannya sebagai Ketua DPRD dan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Deli Serdang, Tidak Miliki Sikap Sejalan dengan Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Puluhan massa Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Untuk Indonesia Raya (AMSU-RINDRA) meminta Zakky Shahri dicopot dari Jabatannya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, dan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Deli Serdang. Alasannya, Zakky Shahri tidak memiliki sikap Politik yang sejalan dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto, yaitu menjalankan Program Asta Cita di Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/08/2025)

“Yang lebih aneh, dan tidak masuk akal lagi Zakky Shahri terkesan kuat membawa Partai Gerindra menjadi oposisi di Kabupaten Deli Serdang. Sikap politiknya ini jelas mengganggu Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” tegas Koordinator Lapangan Zulhamri Daeng Warga Kabupaten Deli Serdang yang dikenal sebagai Aktivis kKemanusiaan, Selasa (27/08/2025) di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara, Jalan Sudirman Medan.

Baca juga Artikel ini  Pemkab Deli Serdang Tancap Gas Tuntaskan Masalah TBC

Juru bicara Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Untuk Indonesia Raya (AMSU RINDRA) ini menegaskan Zakky Shahri telah bermanuver Politik dalam Persidangan Paripurna DPRD Kabupaten Deli Serdang dengan menggunakan kekuasaan sebagai pimpinan untuk menghalangi atau memperlambat proses pengesahan KUA-PPAS dan P-APBD TA 2025. Aksi kontraproduktif lainnya adalah dengan sikap Politiknya yang memperkeruh persoalan penggunaan Gedung Sekolah SMP Negeri 2 di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang.

“Arogansi yang diperlihatkan Zakky Shahri telah mengakibatkan berbagai kendala dalam program pembangunan terkhusus Asta Cita di Kabupaten Deli Serdang. Apa masih layak Zakky Shahri ini menjadi Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, tanya Zulhamri yang dijawab massa “Copot Zakky Shahri”.

Baca juga Artikel ini  Rapat Turun Sawah Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Pidie Menuju Musim Tanam Rendengan

Orator lainnya meminta agar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara, Ade Jona yang dikenal sebagai orang baik untuk menyahuti tuntutan masyarakat.

“Aksi kami mewakili suara Rakyat Kabupaten Deli Serdang. Pak Prabowo Subianto orang baik. Bang Ade Jona juga orang baik. Tetapi kalau Zakky Shahri ini bukan orang baik. Dia arogan sehingga tidak cocok ada dibarisan Partai Gerindra,” tegas Ikbal.

Humas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara, Habil yang menerima aspirasi Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Untuk Indonesia Raya (AMSU RINDRA) dengan simpati menyambut kedatangan peserta aksi demo. Ia bahkan mengajak peserta aksi untuk foto bersama.

“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini saya pastikan akan sampai ke Pak Ade Jona selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara, dan akan diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra,” ucapnya yang disambut tepuk tangan oleh massa.

Baca juga Artikel ini  Kapolda Aceh Audiensi ke Kajati: Perkuat Sinergi Antar Penegak Hukum

Zulhamri Daeng, dan Ikbal dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas respon baik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara. Aksi yang lebih besar akan mereka lakukan lagi dengan tujuan mengkritisi sikap Politik Zakky Shahri dengan mendatangkan massa lebih besar ke DPRD Kabupaten Deli Serdang.

Aksi penyampaian aspirasi massa Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Untuk Indonesia Raya (AMSU RINDRA) berjalan damai, dan tertib. Setelah aspirasi diterima massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.(***)