BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalOpiniPemerintahPendidikanPeristiwaPolri

Razia Pekat Dini Hari, Satpol PP WH Subulussalam Gagalkan Pengiriman Tuak dari Kutacane ke Sultan Daulat

472
×

Razia Pekat Dini Hari, Satpol PP WH Subulussalam Gagalkan Pengiriman Tuak dari Kutacane ke Sultan Daulat

Sebarkan artikel ini

Subulussalam,|1kabar.com. 6 Oktober 2025 – Dalam rangka menjaga ketertiban umum dan menegakkan syariat Islam di wilayah Kota Subulussalam, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) secara intensif sejak malam hingga dini hari.

Razia yang digelar mulai pukul 23.00 WIB, Minggu malam (5/10), hingga pukul 05.00 WIB, Senin pagi (6/10), dipimpin langsung oleh Wali Kota Subulussalam dan turut diikuti oleh Kepala Satuan (Kasat) Pol PP, Abdul Malik, melalui tim Tindak Internal yang dikoordinatori oleh Rahmat Hidayat, PTI

Dalam keterangannya, Rahmat Hidayat menjelaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan bagian dari patroli terpadu yang rutin dilakukan, khususnya untuk mengantisipasi meningkatnya peredaran minuman keras dan aktivitas maksiat menjelang akhir pekan dan hari libur.

Baca juga Artikel ini  Pemerintahan Gampong Baro Kecamatan Langsa Lama, Peringati Maulid Nabi Muhammad,SAW

> “Kami memulai patroli sejak pukul sebelas malam. Petugas dibagi ke beberapa tim yang menyasar titik-titik rawan, termasuk wilayah perbatasan dan jalur utama distribusi barang dari luar daerah,” ujar Rahmat mewakili Kasat Pol PP Abdul Malik.

Puncaknya terjadi sekitar pukul 04.07 WIB saat tim berhasil menghentikan satu unit mobil Toyota Innova yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan tersebut diketahui mengangkut sejumlah karung goni berisi minuman keras tradisional jenis tuak yang berasal dari Kutacane. Minuman itu diduga kuat akan diedarkan di wilayah Kecamatan Sultan Daulat.

Rahmat menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama dan pengawasan ketat seluruh tim selama semalam penuh. “Kami tetap siaga hingga menjelang Subuh. Semua proses dilakukan sesuai prosedur dengan mengedepankan pendekatan persuasif namun tegas,” tambahnya.

Baca juga Artikel ini  Tiga Kecamatan di Sumut Jadi Wilayah Peredaran Narkoba Tertinggi, "Daerah Mana Saja".?.

Barang bukti berupa tuak dalam karung dan mobil pengangkut langsung diamankan ke kantor Satpol PP WH Subulussalam untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pelaku yang membawa barang haram tersebut juga telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Wali Kota Subulussalam dalam keterangannya menegaskan bahwa razia ini akan terus dilakukan secara konsisten dan masif sebagai bentuk komitmen Pemko Subulussalam dalam menjaga moral generasi muda serta mencegah degradasi sosial akibat pengaruh minuman keras dan penyakit masyarakat lainnya.

Baca juga Artikel ini  Wujud Sinergi, Forkopimda Jembrana Beri Kejutan HUT TNI ke-80 di Kodim 1617/Jembrana

> “Kami tidak akan membiarkan ruang bagi perusak akhlak berkembang di Negeri Metuah ini. Mari bersama-sama kita jaga Subulussalam dari maksiat dan hal-hal yang bertentangan dengan syariat,” tegas Wali Kota.

Dukungan dari masyarakat pun terus mengalir. Komunitas RABBANI melalui akun media sosialnya turut menyampaikan ajakan kepada seluruh warga untuk mendoakan dan mendukung upaya-upaya pemberantasan maksiat.

> “Mohon doa rata na kaum beak. Sama-sama kita jaga generasi kita,” tulis RABBANI.

Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam mendukung pemerintah memberantas peredaran minuman keras dan menjaga kesucian Kota Subulussalam sebagai bagian dari Serambi Mekkah.

Redaksi: [Syahbudin Padank]