Redelong | 1kabar.com
Tagore Abubakar dan Armia (TaGar), salah satu bakal calon Bupati kabupaten Bener Meriah yang sudah mendaftarkan diri ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten Bener Meriah lewat jalur independen dan didukung oleh partai Politik, saat ini ada tiga partai Politik nasional yang sudah dipastikan mengusung beliau, seperti Demokrat, Hanura dan PAN.
Pada kursi hasil pemilihan umum tahun 2019-2024, ketiga Partai tersebut memperoleh 5 kursi, Hanura 3 Kursi, Demokrat 2 kursi dan sementara pada pemilihan tahun 2019 tersebut, PAN belum memiliki kursi di Parlemen Bener Meriah.
Kini Tagore Abubakar genap berusia 70 tahun pada 20 April 2024 lalu, namun semangat dirinya untuk membangun dan mengabdi kepada daerah tidak tergoyahkan, bahkan dari salah satu relawan Tagore Abubakar mengatakan, bahwa terpanggilnya kembali dirinya untuk maju sebagai calon kepala daerah di kabupaten Bener Meriah, dikarenakan apa yang terjadi selama ini di kabupaten Bener Meriah pasca dirinya tidak lagi menjabat sebagai Bupati.
Alasan kuat majunya kembali Tagore Abubakar sebagai calon kursi BL 1 Y di kabupaten penghasil kopi tersebut, dikarenakan banyaknya persoalan yang belum terselesaikan dan hal tersebut diabaikan oleh para pemimpin yang menjabat. Salah satu yang nanti akan dilanjutkan adalah melanjutkan program kampus universitas Syiah kuala 2 dan asrama anak yatim piatu yang sampai hari ini belum tahu bagaimana sudah nasibnya.
Dalam kancah politik didataran tinggi tanah Gayo, nama Tagore sudah tidak asing lagi, malang melintang sebagai ketua partai politik, silih berganti menjadi wakil ketua dan ketua DPRK baik di Aceh Tengah maupun Bener Meriah, serta DPR RI adalah pengalaman yang tidak mudah untuk diraih seseorang, bahkan pada masa transisi saat menjadi Bupati definitif pertama dikabupaten Bener Meriah tentulah tidak mudah. Dimana Tagore saat itu harus memenuhi fasilitas pemerintahan di kabupaten yang baru saja dimekarkan.
Bahkan nama Tagore Abubakar bila ditanyakan pada masyarakat Aceh pesisir, dirinya identik dengan Bener Meriah. Sebegitu melekatnya, dan sudah dipastikan juga keidentikan tersebut menjadi sebuah pertanggung jawaban yang harus dijalankan.
Pada Agustus 2024 nanti, para partai politik akan mendaftarkan para bakal calon kepala daerah dikabupaten Bener Meriah yang akan mereka usung, dan kontestasi perhelatan lima tahun sekali pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan pada bulan November 2024. Semua pilihan kembali pada rakyat yang akan memilih sesuai dengan hati nurani Mereka masing-masing. Hasil pemilihan adalah sebuah keputusan yang di ambil oleh rakyat tentang siapa yang layak mendapat mandat untuk memimpin kabupaten Bener Meriah, harapan hanya satu, pilihlah orang yang benar- benar memiliki rasa memiliki terhadap Bener Meriah, jangan hanya terkecoh dengan harapan sesaat. (Husra/wen Uken)





