Berita TerkiniPolitik

Ridwan Hisyam: Pancasila Landasan Ideologi dan Konstitusional Bangsa Indonesia

161
×

Ridwan Hisyam: Pancasila Landasan Ideologi dan Konstitusional Bangsa Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakarta|1kabar.com

Nama Ridwan Hisjam atau yang biasa di sapa Bung RH, bukanlah figur baru dalam panggung politik nasional. Lebih dari tiga dekade, politisi senior Partai Golkar itu konsisten berada di jalur kekuasaan sekaligus pergulatan ide-ide kebangsaan. Lima periode duduk di Senayan membuatnya menjadi saksi hidup perjalanan dinamika politik Indonesia—dari era Orde Baru, reformasi, hingga konfigurasi politik pasca-pemilu langsung.

Sebagai bangsa yang majemuk dengan keberagaman suku, agama, dan budaya, Indonesia memiliki Pancasila sebagai landasan idiil (ideologi) dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional. Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi landasan dalam membangun bangsa yang kuat dan bersatu.

Pancasila memiliki peran penting dalam mengarahkan pembangunan nasional dan menjaga keutuhan bangsa. Salah satu aspek penting dari Pancasila adalah sila ketiga, “Persatuan Indonesia”, yang menekankan pentingnya persatuan dalam keragaman. Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, suku, agama, dan bahasa. Dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, Pancasila membantu mengurangi konflik dan perpecahan yang dapat timbul dari perbedaan tersebut,Kamis (05/02/2026).

Baca juga Artikel ini  Polsek Bangun Purba bersama Muspika Bangun Purba Lakukan Pengecekan Lokasi Diduga Jadi Tempat Judi Dadu Putar

Sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, mendorong toleransi dan kebhinekaan, serta menegaskan pentingnya toleransi beragama dan menghormati keberagaman kepercayaan di Indonesia. Pancasila mendorong masyarakat untuk saling menghormati dan bekerja sama meskipun memiliki latar belakang yang berbeda.

Pancasila juga menekankan pentingnya keadilan sosial, seperti yang tercantum dalam sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Sila ini menekankan pentingnya distribusi sumber daya yang adil dan merata, serta memastikan bahwa semua warga negara mendapatkan hak yang sama dalam berbagai bidang.

Baca juga Artikel ini  Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Rico Waas Dorong Sinergi Nilai Keagamaan dan Pembangunan Kota yang Inklusif

Dalam membangun sistem pemerintahan, Pancasila mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang demokratis, dimana kekuasaan dijalankan berdasarkan kehendak rakyat. Sila keempat, “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”, menekankan pentingnya proses demokrasi dan musyawarah dalam pengambilan keputusan.

Pancasila juga berperan dalam membentuk karakter bangsa yang berakhlak mulia, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai seperti amanah, kejujuran, tanggung jawab, gotong-royong, dan kedisiplinan. Dengan demikian, bangsa Indonesia dapat membangun masyarakat yang berintegritas dan berwibawa.

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, memiliki peran penting dalam mewujudkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Semboyan ini menggambarkan keragaman bangsa Indonesia yang harus tetap bersatu dalam satu kesatuan.

Baca juga Artikel ini  Arief Martha Rahadyan: Apresiasi Program MBG yang Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Dengan meningkatkan solidaritas sosial, Pancasila juga berfungsi sebagai landasan untuk meningkatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat yang beragam. Dengan menekankan pentingnya semangat gotong-royong dan kerjasama, Pancasila menginspirasi masyarakat untuk saling membantu dan mendukung, terutama dalam menghadapi tantangan bersama.

Pancasila berfungsi sebagai pengikat yang menguatkan identitas nasional, dengan mempromosikan nilai-nilai kebangsaan seperti cinta tanah air dan loyalitas kepada negara. Pancasila membantu membangun kebanggaan dan rasa memiliki terhadap Indonesia.

Oleh karena itu, Pancasila bukan hanya sekadar ideologi, tetapi juga komitmen bersama untuk mempertahankan dan memperkuat kebhinekaan. Dengan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia dapat terus berkembang menjadi bangsa yang kuat, bersatu, dan sejahtera.

Oleh: Koningh-Ali