Subuh Rundeng, Aceh |1kabar.com Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, sosok Sarinah, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Rundeng, tampil sebagai figur yang visioner, tegas, dan berkomitmen tinggi dalam memajukan mutu pendidikan di sekolah yang ia pimpin. Di bawah kepemimpinannya, SMA Negeri 1 Rundeng terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek, mulai dari prestasi akademik siswa hingga pengembangan karakter dan budaya belajar yang unggul.
Kepemimpinan yang Menginspirasi
Sejak dipercaya memimpin SMA Negeri 1 Rundeng, Sarinah telah menanamkan semangat perubahan di kalangan guru, staf, dan siswa. Ia dikenal sebagai sosok yang disiplin, komunikatif, dan mampu membangun suasana kerja yang harmonis.
“Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan berproses. Guru dan siswa harus sama-sama tumbuh,” ujarnya dalam salah satu kesempatan.
Bagi Sarinah, menjadi kepala sekolah bukan hanya soal mengelola administrasi, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia mendorong penerapan pembelajaran aktif, inovatif, serta pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
Fokus pada Peningkatan Mutu Akademik
Salah satu langkah nyata di bawah kepemimpinannya adalah pelaksanaan Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara mandiri pada 29–30 Oktober 2025. Menariknya, kegiatan ini dilakukan dengan sistem berbasis kertas, atau kembali ke metode konvensional, agar siswa lebih fokus dan terbiasa menghadapi berbagai format ujian.
Selain try out mandiri, peserta didik juga mengikuti Try Out TKA daring yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi TKA nasional bulan November 2025, yang menjadi salah satu penentu masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Tak hanya itu, SMA Negeri 1 Rundeng juga melaksanakan program les tambahan bagi siswa kelas XII. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan akademik dan memberikan pendampingan intensif menjelang ujian.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk meningkatkan kualitas lulusan SMA Negeri 1 Rundeng. Kami ingin siswa kami tidak hanya lulus, tetapi juga diterima di PTN favorit,” jelas Sarinah.
Berpihak pada Siswa dan Kemajuan Sekolah di balik sikap tegasnya, Sarinah dikenal sangat peduli terhadap peserta didik. Ia sering meluangkan waktu untuk berdialog dengan siswa, mendengarkan kendala belajar mereka, dan memberi motivasi agar terus berjuang meraih cita-cita. Ia juga mendorong guru-guru untuk menjadi pendamping yang inspiratif, bukan sekadar pengajar di kelas.
Dalam kepemimpinannya, Sarinah aktif memperkuat kerja sama dengan komite sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar. Ia percaya bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai sendirian. “Sekolah akan maju jika seluruh pihak saling bersinergi,” ungkapnya.
Membangun Karakter dan Integritas
Selain akademik, Sarinah juga menekankan pentingnya pendidikan karakter. Ia sering menekankan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran kepada seluruh warga sekolah. Bagi Sarinah, pendidikan sejati adalah yang membentuk manusia berilmu sekaligus berakhlak mulia.
Di bawah kepemimpinannya, berbagai kegiatan positif seperti penguatan literasi, kegiatan keagamaan, lomba-lomba akademik, serta kegiatan sosial menjadi bagian dari budaya sekolah. Hal ini menjadikan SMA Negeri 1 Rundeng semakin dikenal sebagai sekolah yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.
Visi ke Depan Melihat semangat dan inovasi yang terus dilakukan, tidak berlebihan jika SMA Negeri 1 Rundeng kini menjadi salah satu sekolah menengah atas yang berkembang pesat di wilayahnya. Dengan visi “Mewujudkan Peserta Didik yang Berprestasi, Berkarakter, dan Siap Bersaing di Era Global”, Sarinah optimistis membawa SMA Negeri 1 Rundeng menuju masa depan yang lebih gemilang.
> “Kami ingin menjadikan SMA Negeri 1 Rundeng sebagai sekolah unggulan di wilayah ini. Sekolah yang bukan hanya mencetak lulusan pintar, tetapi juga berintegritas dan berdaya saing tinggi,” tutur Sarinah penuh keyakinan.
Redaksi: Syahbudin Padank,





