BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPolri

SPPG Polres Simalungun Diresmikan, Kapolda Sumut Tegaskan Komitmen Polri Kawal Program Gizi Nasional

93
×

SPPG Polres Simalungun Diresmikan, Kapolda Sumut Tegaskan Komitmen Polri Kawal Program Gizi Nasional

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | 1kabar.com

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun yang berlokasi di Jalan Asahan Batu VI, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat (31/10/2025).

Peresmian yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan ini turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, Ny. Mona Whisnu, Para Pejabat Utama Polda Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun yang mewakili Bupati Simalungun, Danrem 022/Pantai Timur, Dandim 0207/Simalungun, Kapolres Simalungun, serta unsur Forkopimda Kabupaten Simalungun, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Kajari Simalungun, dan Pengadilan Negeri Simalungun, bersama Jajaran Personel Polres Simalungun.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendukung terwujudnya SPPG sebagai bagian dari implementasi program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia.

Baca juga Artikel ini  Stabilitas atau Stagnasi ? Menelisik Duet Lisbon–Limbong dan Dinamika Kepemimpinan PWI Deli Serdang

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud nyata perhatian pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kita semua memahami bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut menjelaskan, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun dimulai sejak 11 Juli 2025, dengan luas lahan mencapai 9.442 meter persegi dan bangunan seluas 426 meter persegi. Fasilitas ini nantinya akan melayani 10 sekolah penerima manfaat, dengan total 3.889 siswa, serta 111 penerima manfaat dari kelompok rentan gizi, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kualitas pangan disetiap tahap pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyoroti data Badan Gizi Nasional (BGN) yang mencatat 70 kasus keracunan MBG sepanjang Januari hingga Oktober 2025, sebagai peringatan agar pengawasan di lapangan semakin diperketat.

Baca juga Artikel ini  Dengar Keluhan Warga, Kapolrestabes Medan Buka Forum Dialog di Warung Kopi di Jalan Seroja Medan

“Mulai dari pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan harus dijalankan dengan disiplin tinggi dan sesuai standar keamanan pangan yang ketat. Saya tegaskan, tidak boleh ada kasus keracunan atau kelalaian di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri,” tegas Kapolda Sumut.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut juga menyampaikan pesan Presiden RI yang menekankan pentingnya gotong-royong lintas sektor, termasuk peran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Seperti pesan Bapak Presiden RI, mungkin di Negara lain Polisi tidak mengurusi jagung atau dapur, tetapi ini Indonesia. Budaya kita gotong royong. Kalau rakyat sejahtera, maka kriminalitas akan berkurang,” tutur Kapolda Sumut mengutip pesan Presiden RI.

Baca juga Artikel ini  Camat Tanah Luas Lantik Tiga Geuchik Beserta Tuha Peut

Di akhir sambutannya, Kapolda Sumut berharap keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun dapat menjadi contoh terbaik bagi Jajaran lain di Polda Sumatera Utara, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari kita jaga dan kelola fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Pastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri aman, sehat, dan berkualitas agar mampu menjadi model nasional dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis,” pungkasnya.

Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang gizi anak dan kelompok rentan, melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan.(1kabar.com/NN0101)