BeritaPariwisata

Tanah Lot Art & Food Festival 2025 di Gelar Lima Hari Guna Dongkrak UMKM dan Ekonomi Masyarakat Tabanan

128
×

Tanah Lot Art & Food Festival 2025 di Gelar Lima Hari Guna Dongkrak UMKM dan Ekonomi Masyarakat Tabanan

Sebarkan artikel ini

Tabanan | 1Kabar.com

Ada yang berbeda pada Tanah Lot Art & food festival ke-6 tahun ini. Festival tahunan kabupaten Tabanan yang biasa diselenggarakan selama tiga hari untuk tahun ini akan digelar selama lima hari.

Dalam konferensi pers yang dihadiri Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya serta jajaran forkopimda Tabanan, pada salah satu restoran di kawasan Tanah Lot, sabtu (16/8/2025), Manager Operasional Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot , I Wayan Sudiana menyampaikan bahwa Tanah Lot Art & Food Festival ini akan digelar dari tanggal 21-25 Agustus 2025.

Alasan penambahan hari ini tak lain untuk memberikan kebahagiaan serta untuk mendongkrak ekonomi dan UMKM masyakarat Tabanan.

” Kami ingin memberi waktu lebih panjang. Tujuan penambahan hari ini juga untuk mendongkrak ekonomi dan UMKM masyarakat setempat, “ungkap Sudiana.

Baca juga Artikel ini  Pangan Murah Serentak, Polres Aceh Tengah Kembali Sinergi dengan Perum Bulog Kancab Takengon

Selain itu, Sudiana juga menghimbau kepada pengunjung yang datang agar menggunakan kendaraan roda dua guna menghindari kemacetan yang terjadi.

“Tujuan festival ini untuk membuat masyarakat lebih bahagia memiliki Tanah Lot, menjaga budaya, menjaga adat, menjaga kesucian pura. Kami dan semua sangat antusias apalagi sudah mulai ada latihan parade dari kemarin dan mereka berjadwal, ” imbuh Sudiana.

Sementara itu, Bupati Sanjaya, berharap agar Festival tahun ini lebih menonjolkan budaya. Karena semua desa adat memiliki budaya.

‘Budaya ini di tonjolkan sehingga menjadi bagian tontonan bagi pengunjung yang datang. Kenapa perlu dilaksanakan festival karena Festival ini sangat penting sebagai ajang promosi juga mempererat silaturahmi antara desa adat serta memperkenalkan budaya kita,”ungkap Bupati Sanjaya.

Festival kali ini akan menjadi festival yang paling ditunggu banyak orang, karena penuh dengan hiburan dan kuliner yang dipersembahkan oleh 23 desa adat yang ada di kabupaten Tabanan dan juga full design photoshoot untuk media sosial.

Baca juga Artikel ini  KPU Bali menggelar kegiatan Gowes dalam rangka Penguatan Kelembagaan Pasca Pemilu dan Pilkada 2024,

Konsep pertunjukannya dibagi menjadi 2 (dua) Segmen, namun akan digabung menjadi satu kesatuan acara, yaitu, Segmen pertama dimulai pukul 10.00 wita-18.30 wita, Fokus utama pada segmen ini adalah untuk para Wisatawan yang berlibur atau berkunjung ke Tanah Lot.

Di segmen ini, para wisatawan akan disuguhkan Seni dan budaya bali, mulai dari tarian, gambelan dan suguhan acara yang sifatnya sangat kental dengan Nuansa Bali. Bahkan akan ada seni kokokan dan tektekan, khas Tabanan serta parade Gebogan yang diiringi barisan cak dan beleganjur, Juga akan ada Klinik Kuliner yang menyajikan tutorial cara membuat Kuliner Tradisional, baik itu olahan makanan utama dan jajanan tradisional.

Baca juga Artikel ini  Polres Bitung Melaksanakan Gerakan Pangan Murah , Untuk Membantu Masyarakat Dengan Harga Yang Terjangkau

Pada Segmen kedua akan dimulai jam 18.30 wita-23.00 wita, dimana Segmen acara ini lebih dominan menampilkan pertunjukan musik modern dan bebondresan, untuk dinikmati masyarakat umum. Menghadirkan Seniman atau Artis Lokal dan Nasional seperti Ari Lasso.

Untuk Kuliner Asli Bali akan menyuguhkan tutorial cara membuat lawar Penyon dan Serapah. Selain Serapah dan Penyon, juga akan mwmbuat jajanan tradisional seperti Jaje Serebet dan Jaje Rengas yang sudah melegenda di Tabanan.

Dengan perpanjangan menjadi lima hari, Festival yang digadang-gadang banyak hiburan musik dan banyaknya kuliner asli Tabanan yang tersedia, diharapkan mampu mencapai target enam ribu pengunjung perhari. (Van).