BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Tertembak Saat Tawuran, Al Karani Butuh Rp. 50 Juta untuk Operasi Selamatkan Suaranya

295
×

Tertembak Saat Tawuran, Al Karani Butuh Rp. 50 Juta untuk Operasi Selamatkan Suaranya

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Tangis pilu keluarga menyelimuti rumah sederhana pasangan Rahmad dan Daliana di Jalan Young Panah Hijau, Lingkungan V, Gang Family, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Putra mereka, M. Al Karani (16 tahun), menjadi korban peluru nyasar akibat tawuran antar kelompok remaja pada Jumat (22/08/2025) malam.

Al Karani, yang kala itu hanya sedang makan disebuah warung, tiba-tiba terjatuh bersimbah darah. Sebuah peluru senapan angin menembus lehernya dan bersarang hingga mengenai pita suara. Ia pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan dalam kondisi kritis.

Baca juga Artikel ini  Melanggar Kententraman dan Ketertiban Umum, Satpol PP dan Dishub Provinsi Sumut Tertibkan Angkutan Travel di Jalan Sisingamangaraja Medan dan Jalan Jamin Ginting Medan

Namun derita keluarga tak berhenti disitu. Rumah Sakit menyampaikan bahwa operasi darurat harus segera dilakukan, dengan biaya mencapai Rp. 40–50 Juta. Jumlah itu mustahil dipenuhi Rahmad dan Daliana, yang sehari-harinya hanya menggantungkan hidup dari hasil melaut dengan penghasilan tak menentu. Karena tak sanggup, keluarga akhirnya memindahkan Karani ke Rumah Sakit Imelda Medan.

“Anak saya butuh operasi segera. Tapi kami benar-benar tidak tahu harus mencari uang ke mana. Saya hanya seorang nelayan kecil,” ungkap Rahmad dengan suara bergetar, menahan tangis.

Baca juga Artikel ini  Kejari Subulussalam Hadiri Penutupan TMMD ke-125 Kodim 0118/Subulussalam

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan peluru menempel pada pita suara Karani. Jika tidak segera diangkat, kondisinya bisa semakin parah dan mengancam keselamatan jiwa maupun masa depannya. Kini, keluarga korban hanya bisa berharap pada kemurahan hati sesama. Mereka mengetuk pintu kepedulian masyarakat dan para dermawan agar bersedia membantu biaya operasi yang begitu besar.

“Kami mohon dengan sangat, siapa pun yang berbaik hati, sudi kiranya membantu anak kami. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu,” ucap Ibunda Karani sambil terisak.

Baca juga Artikel ini  Sah,!, Klinik Pratama Rutan Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut Raih Capaian dengan Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna

Pihak keluarga juga mendesak aparat kepolisian Polsek Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan untuk segera mengusut tuntas pelaku tawuran yang kian meresahkan warga masyarakat.

Bagi para dermawan yang tergerak hatinya, bantuan dapat disalurkan melalui rekening BRI atas nama Masrun dengan nomor 5311-0103-1437-531.

Setiap rupiah yang diberikan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa seorang remaja yang tak bersalah, yang kini hanya bisa terbaring lemah menanti uluran tangan kasih.(Zulkarnain Lubis)