BeritaBerita TerkiniDaerahEkonomiNasionalOpiniPerusahaan

Tokoh Masyarakat Hasan Basri Lingga Apresiasi PT. Nafasindo: “Akhirnya, Janji Ditepati – Jalan Rusak Mulai Diperbaiki

905
×

Tokoh Masyarakat Hasan Basri Lingga Apresiasi PT. Nafasindo: “Akhirnya, Janji Ditepati – Jalan Rusak Mulai Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

Aceh Singkil, |1kabar.com.  5 Oktober 2025 – Setelah bertahun-tahun masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah di jalur penghubung Desa Sumber Mukti menuju Desa Samar Dua, Kecamatan Kota Baharu, akhirnya titik terang mulai terlihat. Tokoh masyarakat setempat, Hasan Basri Lingga, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih secara terbuka kepada pihak PT. Nafasindo, yang telah mulai melakukan perbaikan terhadap jalan yang selama ini menjadi sorotan utama warga.

Dalam pernyataannya kepada media, Hasan Basri menyebutkan bahwa langkah nyata yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang telah lama dinantikan oleh masyarakat. “Alhamdulillah, setelah adanya pemberitaan dan suara masyarakat yang disampaikan secara terbuka pada 25 September 2025, pihak PT. Nafasindo merespons dengan sangat positif. Hari ini, janji itu ditepati, dan perbaikan jalan akhirnya dimulai,” ujarnya penuh syukur.

Hasan Basri menjelaskan bahwa pada hari pemberitaan itu, ia bersama warga dan tokoh masyarakat lainnya langsung menerima respons dari pihak perusahaan, diwakili oleh Pak Malaik, yang menjanjikan perbaikan jalan segera dilakukan setelah kondisi cuaca memungkinkan. “Beliau menyampaikan bahwa mereka siap turun tangan, hanya menunggu cuaca panas agar pengerjaan bisa berjalan efektif. Ternyata tidak sekadar janji. Hari ini kami saksikan sendiri alat berat dan material sudah mulai diturunkan ke lokasi. Ini langkah maju yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Baca juga Artikel ini  Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Tingkatkan Kedekatan dengan Warga Melalui Komsos di Desa Tualada

Jalan Rusak yang Lama Terbengkalai
Jalur penghubung antara KM10 (Sumber Mukti) hingga Desa Samar Dua sudah lama menjadi keluhan utama masyarakat. Jalan ini merupakan salah satu akses vital, tidak hanya bagi warga tetapi juga bagi operasional PT. Nafasindo, yang setiap hari mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) melalui jalur tersebut. Kerusakan yang semakin parah, terutama di sekitar kantor BPP Kota Baharu, sempat memicu kemarahan warga. Beberapa hari lalu, akun media sosial milik masyarakat bahkan memuat surat terbuka bernada keras yang mengecam perusahaan karena dianggap abai terhadap tanggung jawab sosialnya.

Baca juga Artikel ini  Polres Pidie Gelar FGD dan Deklarasi bersama Bahas Solusi Penanggulangan PETI bersama Stakeholder

Namun kini, dengan dimulainya pekerjaan perbaikan, suasana mulai mencair. Hasan Basri Lingga meyakini bahwa kerja sama antara masyarakat dan perusahaan masih sangat mungkin untuk dibangun, asalkan komunikasi dilakukan secara terbuka dan solutif.

“Kami tidak anti perusahaan. Justru kami ingin PT. Nafasindo menjadi contoh perusahaan yang peduli lingkungan dan masyarakat. Ketika jalan rusak parah, warga yang menderita. Tapi begitu ada itikad baik seperti hari ini, kami juga tidak akan tutup mata. Kami hargai dan kami dukung,” ujar Hasan Basri.

Harapan untuk Perbaikan Berkelanjutan
Meski menyambut baik langkah awal ini, Hasan Basri menekankan pentingnya perbaikan yang berkelanjutan dan berkualitas, bukan sekadar tambal sulam yang tidak bertahan lama. Ia juga berharap agar perusahaan dan pemerintah desa bisa duduk bersama untuk membuat rencana jangka panjang terkait pemeliharaan infrastruktur jalan.

“Jalan ini bukan hanya untuk kepentingan perusahaan, tapi juga untuk warga yang sekolah, belanja, dan beraktivitas setiap hari. Kami berharap PT. Nafasindo bisa terus menjalin komunikasi aktif dengan masyarakat dan pemerintah desa, agar ke depan tidak ada lagi kesenjangan seperti yang sudah-sudah” tambahnya.

Baca juga Artikel ini  BNNP Sumut Sosialisasikan Bahaya Narkoba pada PKKMB Universitas Al-Azhar Medan TA 2025/2026

Hasan Basri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengawal proses perbaikan ini secara konstruktif. Menurutnya, tanggung jawab menjaga jalan bukan hanya di tangan perusahaan, tetapi juga masyarakat pengguna jalan.

Di akhir pernyataannya, Hasan Basri Lingga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada PT. Nafasindo, kepada Pak Malaik, dan kepada semua pihak yang telah menyuarakan keluhan masyarakat dengan cara yang bijak dan terbuka.

“Ini bukan akhir, tapi awal yang baik. Terima kasih kepada PT. Nafasindo atas tanggapan cepatnya. Semoga ini menjadi titik balik untuk hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat. Mari kita jaga, mari kita rawat bersama. Jalan adalah urat nadi kehidupan kita di desa ini,” tutup Hasan Basri Lingga.

Reporter: Syahbudin Padank