Scroll untuk baca artikel
BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPendidikanPeristiwaPolri

Ungkap Kasus Kebakaran Rumah Wartawan di Kabupaten Karo, Dr. Alpi Sahari : Polda Sumut Bekerja Profesional dan Ilmiah

69
×

Ungkap Kasus Kebakaran Rumah Wartawan di Kabupaten Karo, Dr. Alpi Sahari : Polda Sumut Bekerja Profesional dan Ilmiah

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Metode Scientific Crime Investigation yang dilakukan Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap fakta kebenaran atas peristiwa pembakaran rumah Wartawan Media TRIBRATA NEWS, Rico Sampurna Pasaribu dan 4 orang anggota keluarganya meninggal dunia, pada Kamis lalu (27/06/2024), sekira pukul 04.00 WIB, di Jalan Nabung Surbakti Ujung, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (10/07/2024).

Cara ini menunjukkan bahwa Polda Sumatera Utara bekerja secara Profesional dan Subsidaritas dalam mentransformasi transparansi yang berkeadilan. Scientific Crime Investigation tentunya ditujukan untuk memfaktakan kebenaran suatu peristiwa adanya tindak pidana dan pelaku yang melakukan perbuatan dalam kerangka pertanggungjawaban pidana.

Di dalam hukum pidana terdapat suatu prinsip “In Criminalibus Probantiones Bedent Esse Luce Clariores.” Artinya melalui Scientific Crime Investigation maka pembuktiannya bernilai beyond reasonable of doubt (harus tanpa keraguan sedikitpun). Hal ini berbeda dengan asas pembuktian yang bernilai prepoderance of evident (bukti cukup/pemenuhan formalitas).

Baca juga Artikel ini  Sat Binmas Polres Tebing Tinggi Himbau Warga Agar Tidak Tergiur Penipuan Berkedok Undian

Akedemisi Hukum Pascasarjana Universitas Muhammadiayah Sumatera Utara, Dr. Alpi Sahari, SH., MHum, mengatakan pendekatan Scientific Crime Investigation yang dilakukan penyidik kepolisian disamping menjelaskan persesuaian barang bukti yang berhubungan dengan suatu tindak pidana sebagai corroborating evidence sehingga menerangkan terjadinya suatu tindak pidana dan siapa pelakunya. Namun juga memfaktakan kebenaran suatu peristiwa untuk menjelaskan berbagai opini yang muncul di public.

“Dalam peristiwa kebakaran itu berbagai opini muncul baik dari Masyarakat maupun berbagai Lembaga atau Institusi yakni ada yang menyatakan peristiwa dimaksud adalah kebakaran dari dalam dan adanya juga yang menyatakan kecurigaan dibakar oleh oknum tertentu sehingga memerlukan dibentuknya tim investigasi atas peristiwa tersebut,” katanya, Rabu (10/07/2024).

Baca juga Artikel ini  Pemkap Bireuen Peringati 1 Muharram 1446 H Eratkan Silaturrahmi dan Zikir Akbar

Alpi mengungkapkan, keberhasilan Penyidik Polda Sumatera Utara dalam pengungkapan kebenaran atas peristiwa pembakaran rumah Wartawan Media TRIBRATA TV NEWS, Rico Sempurna Pasaribu dan telah menetapkan tersangka yang melakukan pembakaran menunjukkan bahwa Polda Sumatera Utara professional berlandaskan pada transparansi yang berkeadilan dan kemandirian.

“Scientific Crime Investigation didasarkan pada pendekatan secara Ilmiah bukan didasarkan pada opini ataupun asumsi-asumsi yang muncul sehingga menghilangkan fakta yang sesungguhnya atau mengaburkan perisitwa yang sebenarnya terjadi,” ungkapnya, Rabu (10/07/2024).

Menurutnya, di dalam proses penegakan hukum terhadap suatu peristiwa kongkrit untuk mengukur keprofesionalan dan kemandirian tentunya didasarkan pada suatu sistem logika hukum (closed logical system) yang selalu didasarkan pada dua elemen dasar. Yaitu fakta hukum (legal fact) dan norma hukum (abstrack legal prescription), sebagai sebuah logika maka kesimpulan atau keputusan terhadap suatu peristiwa inconcrito sangat ditentukan oleh kesesuaian premis-premis yang mendukungnya.

Baca juga Artikel ini  Pemkab Deli Serdang Komit Tingkatkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Alpi menerangkan, logika silogismus dengan penalaran deduktif selalu menjadi acuan dalam penegakan hukum dalam sistem hukum yang dipengaruhi oleh tradisi civil law system seperti di Indonesia. Logika deduktif menjadikan kaidah hukum (abstrack legal prescription) yang tercantum dalam perundang-undangan sebagai premis mayor dan fakta-fakta dalam peristiwa inconcrito sebagai premis minor.

“Scientific crime investigation akan memfakatakan premis minor yang ditujukan pada premis mayor dalam konteks kebenaran atas peristiwa yang terjadi dalam mendukung pembuktian circum stantial evidence,” pungkasnya.(Redaksi/Jaguar0101KBR)

 

 

Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan DMTV Malang