BeritaBerita TerkiniDaerah

Wakil Wali Kota Terpilih Tanam Mangrove di Kuala Langsa: Wujud Kepedulian Lingkungan

416
×

Wakil Wali Kota Terpilih Tanam Mangrove di Kuala Langsa: Wujud Kepedulian Lingkungan

Sebarkan artikel ini

1.Kabar,Com
Aceh//Langsa, 1.kabar.com — Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyarin, ST., bersama lembaga Forest For Life Indonesia, melakukan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Kuala Langsa, Jumat (30/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemerintah kota dalam upaya pelestarian hutan bakau sekaligus pengembangan wisata berkelanjutan.

Penanaman ini dikemas dalam bentuk soft launching program lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Langsa dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah akademisi, relawan komunitas peduli lingkungan, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat umum.

Muhammad Haikal Alfisyarin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan hidup yang harus terus digalakkan lintas sektor. “Kita tidak bisa berdiri sendiri dalam menjaga alam. Hari ini, kita bergerak bersama,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini  Dua Pelaku Spesialis Bobol Kosan Asal Sumbawa Diamankan Polsek Kuta Selatan

Menurutnya, penanaman mangrove tidak hanya sebatas agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang menyelamatkan ekosistem pesisir. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan publik untuk keberlanjutan program ini.

“Langsa memiliki potensi ekowisata yang luar biasa, dan mangrove adalah aset kita. Jika dirawat dengan benar, ini akan memberi manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis,” kata Haikal.

Hutan mangrove di Kuala Langsa diketahui memiliki fungsi vital sebagai penyangga abrasi, tempat hidup biota laut, sekaligus penyeimbang ekosistem pantai. Penanaman ini ditargetkan mampu memperkuat daya tahan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim dan naiknya permukaan laut.

Forest For Life Indonesia, sebagai mitra kegiatan, menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Langsa dalam program konservasi hutan mangrove. Mereka menilai keterlibatan kepala daerah secara langsung merupakan sinyal positif bagi masa depan kelestarian alam di wilayah timur Aceh ini.

Baca juga Artikel ini  Hendriyanto Sitorus, Pemimpin Muda yang Progresif

“Kolaborasi ini menjadi contoh baik. Kami berharap daerah lain bisa mengadopsi langkah serupa,” kata perwakilan FFLI usai kegiatan.

Kegiatan penanaman dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Langsa bersama tokoh pendidikan, relawan muda, dan warga yang turut antusias. Mereka menanam ratusan bibit mangrove yang telah disiapkan di sepanjang bibir pantai Kuala Langsa.

Selain menanam, peserta juga mendapat edukasi singkat tentang manfaat ekologis hutan bakau dan bagaimana menjaga keberlanjutannya. Edukasi ini diberikan langsung oleh aktivis lingkungan dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi di Aceh.

Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak kental selama kegiatan berlangsung. Anak-anak muda dari berbagai komunitas tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, meski cuaca cukup terik.

Baca juga Artikel ini  Anggota Komisi X DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 ke Deli Serdang, Fokus pada Penguatan Sektor Pendidikan dan Pemuda

Haikal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang hadir. “Saya bangga melihat semangat warga Langsa hari ini. Kepedulian ini harus terus tumbuh, karena bumi yang kita jaga hari ini adalah warisan untuk anak cucu,” tegasnya.

Ia berjanji akan terus mendorong kegiatan serupa, tidak hanya di Kuala Langsa, tetapi juga di titik-titik pesisir lainnya yang membutuhkan pemulihan ekosistem.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga dan memelihara kawasan mangrove yang telah ditanami. Pemerintah berharap kawasan ini nantinya dapat menjadi lokasi wisata edukatif berbasis lingkungan.”

( Wan Atjeh)