Berita Terkini

Pembangunan SPBU Bundesma Pintu Rime Gayo, Diduga Penuh Permainan dan Likaliku

317
×

Pembangunan SPBU Bundesma Pintu Rime Gayo, Diduga Penuh Permainan dan Likaliku

Sebarkan artikel ini

Redelong | 1kabar.com

Pembangunan SPBU Bersama Kecamatan Pintu Rime Gayo kabupaten Bener Meriah Menjadi bahan pembicaraan masyarakat 23 Kampung dalam kecamatan Pintu Rime Gayo itu, pasalnya Pembangunan SPBU yang menelan anggaran mencapai 6,9 M itu, Sudah berjalan selama tiga tahun dari masa pogram sampai saat ini belum juga kunjung selesai di kerjakan, Rabu (24/8/22)

 

Amirul Mukminin (45) Salah seorang tokoh masyarakat Pintu Rime Gayo, Mengatakan Pada tahun 2020 Para Reje kampung di kecamatan Pintu Rime Gayo, bersama-sama sepakat Mewacanakan membentuk Bandan Usaha milik Desa Pintu Rime Gayo “Bundesma PRG”.

Bergerak Bidang Usaha Stasiun Pengisian bahan bakar Umum (SPBU) Dodo NPSO di Kelola oleh PT. Pintu Rime Gayo Energi (PRGE) dengan Perjanjian bagi Hasil dengan 23 Kampung di kecamatan Pintu Rime Gayo sebagai penyandang dana untuk pembangunan SPBU tersebut.”Jelas Amirul

Hampir Tiga tahun dari Program itu, sampai sekarang Pembangunan SPBU dimaksud, sempertinya jalan di tempat, masih sebatas galian dan baru di cortiang nya saja, masyarakat melihat pembangunan SPBU yang menggunakan dana desa 23 kampung itu, penuh dengan permainan, diduga para penguasa Anggaran mencapai Rp 6,9 M dari kumpulan Desa-desa dalam kecamatan Pintu Rime Gayo tersebut, seperti ada Saboh Tase, mencari keuntungan Memutar Uang, makanya di lambat-lambatkan pekerjaan pembangunan SPBU itu.” ungkap Amirul

Baca juga Artikel ini  Polsek Tanjung Beringin Berhasil Mengamankan Seorang Pria Terduga Pelaku Pencurian Vario dan Handphone

Tambahnya, Mensyaratkan Meminta pada Pihak penegak hukum, untuk memanggil Menejer PT. PRG sebagai perusahaan pekerjaan pembangunan SPBU itu, yang diduga juga para pengurus BUMD Bersama “Bundesmas PRG” sendiri, Karena sudah berjalan Dua tahun Dana Desa Bersama kecamatan Pintu Rime Gayo, Sebesar Rp 6,9 M Belum Berputar dan mengendap pada Bundesmas atau PT. PRG.

Hampir semua masyarakat di kecamatan Pintu Rime Gayo berharap, agar pembangunan SPBU itu, segera di selsaikan agar SPBU tersebut juga dapat beroperasikan pada tahun ini, jadi Putaran uang Modal Bundesmas PRG itu, bisa di hasilkan keuntungan bisa menjadi PAD Masing-masing kampung sebagai pemodal Bundesma tersebut.

Pembangunan SPBU Bundesma Pintu Rime Gayo, Diduga Penuh Permainan dan Likaliku

Redelong-Pembangunan SPBU Bersama Kecamatan Pintu Rime Gayo kabupaten Bener Meriah Menjadi bahan pembicaraan masyarakat 23 Kampung dalam kecamatan Pintu Rime Gayo itu, pasalnya Pembangunan SPBU yang menelan anggaran mencapai 6,9 M itu, Sudah berjalan selama tiga tahun dari masa pogram sampai saat ini belum juga kunjung selesai di kerjakan, Rabu (24/8/22)

Baca juga Artikel ini  Ratusan Elemen Jurnalis Kota Medan Geruduk Kantor DPRD Provinsi Sumut, Tolak RUU Penyiaran

Amirul Mukminin (45) Salah seorang tokoh masyarakat Pintu Rime Gayo, Mengatakan Pada tahun 2020 Para Reje kampung di kecamatan Pintu Rime Gayo, bersama-sama sepakat Mewacanakan membentuk Bandan Usaha milik Desa Pintu Rime Gayo “Bundesma PRG”.

Bergerak Bidang Usaha Stasiun Pengisian bahan bakar Umum (SPBU) Dodo NPSO di Kelola oleh PT. Pintu Rime Gayo Energi (PRGE) dengan Perjanjian bagi Hasil dengan 23 Kampung di kecamatan Pintu Rime Gayo sebagai penyandang dana untuk pembangunan SPBU tersebut.”Jelas Amirul

Hampir Tiga tahun dari Program itu, sampai sekarang Pembangunan SPBU dimaksud, sempertinya jalan di tempat, masih sebatas galian dan baru di cortiang nya saja, masyarakat melihat pembangunan SPBU yang menggunakan dana desa 23 kampung itu, penuh dengan permainan, diduga para penguasa Anggaran mencapai Rp 6,9 M dari kumpulan Desa-desa dalam kecamatan Pintu Rime Gayo tersebut, seperti ada Saboh Tase, mencari keuntungan Memutar Uang, makanya di lambat-lambatkan pekerjaan pembangunan SPBU itu.” ungkap Amirul

Baca juga Artikel ini  Alhamdulillah Pemko Subulussalam Kembali Raih WTP Dari BPK RI Republik Indonesia

Tambahnya, Mensyaratkan Meminta pada Pihak penegak hukum, untuk memanggil Menejer PT. PRG sebagai perusahaan pekerjaan pembangunan SPBU itu, yang diduga juga para pengurus BUMD Bersama “Bundesmas PRG” sendiri, Karena sudah berjalan Dua tahun Dana Desa Bersama kecamatan Pintu Rime Gayo, Sebesar Rp 6,9 M Belum Berputar dan mengendap pada Bundesmas atau PT. PRG.

Hampir semua masyarakat di kecamatan Pintu Rime Gayo berharap, agar pembangunan SPBU itu, segera di selsaikan agar SPBU tersebut juga dapat beroperasikan pada tahun ini, jadi Putaran uang Modal Bundesmas PRG itu, bisa di hasilkan keuntungan bisa menjadi PAD Masing-masing kampung sebagai pemodal Bundesma tersebut.

“Sementara itu, Ketikan Media ini berusaha untuk konfirmasi dengan Direktur Bundesmas Pintu Rime Gayo kabupaten Bener Meriah Ilham, Lewat Tulisan pesan WhatsApp, tidak memberikan tanggapan panjang lebar, mengatakan dirinya lagi sibuk” Maaf saya lagi sibuk screen shoot wa ini buat laporan rapat para reje 23 desa.” Tulisnya(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *