BeritaDaerahPemerintah

Lapas Perempuan Sigli Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah Menjadi Pupuk Kompos 

66
×

Lapas Perempuan Sigli Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah Menjadi Pupuk Kompos 

Sebarkan artikel ini

Pidie|1kabar.com

Sigli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian Warga Binaan dengan menggelar pelatihan pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos. Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie diikuti oleh 40 orang Warga Binaan terpilih, Selasa (21/10).

Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIB Sigli, Yuliana, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan respons terhadap potensi besar limbah organik Lapas yang selama ini belum terkelola maksimal.

Baca juga Artikel ini  Kapolres Bitung Terima Penghargaan KPU, Bukti Sinergi Jaga Pilkada Damai

“Kami melihat sampah sisa dapur dan sisa tanaman di lingkungan Lapas ini sebagai potensi, bukan masalah. Melalui pelatihan ini, Warga Binaan diajarkan teknik dasar dan praktis dalam mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos yang berkualitas. Ini adalah bekal keterampilan hijau yang sangat relevan dan dapat menjadi modal usaha mandiri setelah mereka bebas nanti,” ujar Yuliana.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie. Para Warga Binaan mendapatkan materi mulai dari: pentingnya pemilahan sampah, proses pembuatan pupuk kompos padat dan cair (POC) dengan metode sederhana, dan penggunaan mikroorganisme lokal (seperti EM4) untuk mempercepat penguraian.

Baca juga Artikel ini  Kritikan Pedas untuk Kesbangpol Subulussalam: Keluarga Korban Pembunuhan Pedagang Sayur Tuntut Klarifikasi dan Keadilan

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, aktif berinteraksi, dan bersemangat saat sesi praktik. Pupuk kompos yang dihasilkan dari pelatihan ini rencananya akan digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian/perkebunan di dalam Lapas.

Baca juga Artikel ini  Pangdam I/BB Kunjungan Kerja ke Batalyon Yon Arhanud 11/WBY, Berikan Pengarahan kepada Prajurit Jaga Displin, Semangat Juang, dan Profesionalisme dalam Tugas

Salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan kegembiraannya. “Kami merasa sangat terbantu dengan ilmu ini. Selama ini, sisa makanan hanya dibuang. Sekarang kami tahu cara mengubahnya menjadi pupuk untuk kebun Lapas. Rasanya senang bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” tuturnya.

Hasil pupuk kompos yang diproduksi oleh Warga Binaan akan dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan Lapas, yaitu menyuburkan kebun sayur yang dikelola secara mandiri.