MEDAN | 1kabar.com
Suara langkah kaki di tribun yang masih berbalut debu pembangunan terasa berbeda pagi itu. Senin (16/02/2026), Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas berdiri menatap lapangan hijau Stadion Teladan, Stadion Teladan yang lama tertidur dan kini bersiap bangkit. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan stadion kebanggaan Warga Kota Medan ini, bila dipercaya menjadi Venue AFF U-20 Championship pada Juni 2026.
Bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap dan Kepala Dinas Perkim Cikataru Kota Medan, John Ester Lase, Rico Waas menyusuri ruang demi ruang. Dari tribun hingga area dalam stadion, progres terlihat nyata. Struktur utama telah rampung, menyisakan pekerjaan akhir yang menentukan wajah Stadion Teladan ke depan.
•Sinergi Pemerintah Kota Medan dan Kementerian PUPR.
Di tengah peninjauan, Rico Waas menekankan bahwa percepatan pembangunan menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus diperkuat agar Stadion Teladan segera difungsikan.
“Bagian Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sudah kami tuntaskan. Sekarang kita menunggu penyelesaian dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melengkapi kebutuhan operasional stadion,” kata Rico Waas.
Suami Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan, Airin Rico Waas ini, juga menyinggung harapan masyarakat yang tak pernah surut. Target penyelesaian yang sempat dijanjikan pada November lalu, menurutnya, harus diwujudkan secepatnya agar kepercayaan publik terjaga.
•Target Teknis : Rampung Juni 2026.
Dari sisi teknis, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Johanes Lubis menyebutkan, pekerjaan plester, acian, dan pemasangan keramik ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Tahap lanjutan berupa pemasangan kursi stadion diperkirakan membutuhkan sekitar dua bulan. Dengan estimasi tersebut, Stadion Teladan diharapkan siap digunakan pada Juni 2026 mendatang.
“Kami kerja keras agar sesuai target. Ini untuk kebanggaan Sumatera Utara,” ungkap Johanes.
•Dukungan PSSI dan Potensi Ekonomi.
Optimisme juga datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan menyatakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menurunkan tim penilai pada pekan depan untuk memastikan standar teknis terpenuhi.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menilai Sumatera Utara memiliki keunggulan strategis karena dekat dengan Singapura dan Malaysia, sehingga berpotensi menghadirkan suporter sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Turnamen ini sendiri membutuhkan dua stadion berstandar internasional, yakni Stadion Sumatera Utara di Kabupaten Deli Serdang dan Stadion Teladan.
Dengan koordinasi lintas lembaga yang terus diperkuat, Stadion Teladan diharapkan segera berdenyut kembali, bukan hanya sebagai arena pertandingan, tetapi sebagai simbol kebangkitan olahraga dan ekonomi Sumatera Utara.(inn0101/splwo)





